Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua Pekerja Migran Kedapatan Positif Covid-19 saat di Juanda

Dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 kemarin langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Soetomo Surabaya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Januari 2022  |  09:13 WIB
Pekerja Migran Indonesia (PMI) menunggu hasil tes pemeriksaan kesehatan dan dokumen perjalanan saat tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (22/1/2022). Sebanyak 131 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia pulang ke Jawa Timur. - Antara/Umarul Faruq.
Pekerja Migran Indonesia (PMI) menunggu hasil tes pemeriksaan kesehatan dan dokumen perjalanan saat tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (22/1/2022). Sebanyak 131 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia pulang ke Jawa Timur. - Antara/Umarul Faruq.

Bisnis.com, SURABAYA - Dua orang pekerja migran Indonesia (PMI) terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19), menurut hasil "screening" atau pemeriksaan menggunakan metode "polymerase chain reaction" (PCR), setibanya di Bandara Internasional Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto menginformasikan pada Sabtu, (23/1/2022) Januari kemarin, Bandara Internasional Juanda menerima kedatangan sebanyak 129 pekerja migran Indonesia, keberangkatan dari negara Malaysia, dengan mengunakan maskapai Malaysia Airlines.

"Saya bersama Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur memantau langsung proses 'screening' Covid-19, mulai dari Bandara Juanda hingga ke tempat karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya," katanya, melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Minggu (23/1/2022).

Pangdam Nurchahyanto mengumumkan, berdasarkan hasil screening menggunakan tes usap PCR, dua di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 kemarin langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Soetomo Surabaya," ujarnya.

Menurut Mayjend Nurchahyanto, tim dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo, masih mendalami jenis Covid-19 yang menginfeksi dua pekerja migran tersebut.

"Kemarin masih dinyatakan sebagai Covid-19 biasa. Tapi masih didalami oleh tim dokter untuk mengetahui apakah varian baru Omicron," katanya.

Sementara terhadap ratusan pekerja migran Indonesia lainnya yang dinyatakan negatif Covid-19 saat ini diwajibkan menjalani proses karantina selama tujuh hari di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

"Kemarin dari Bandara Juanda sudah kami sediakan bus untuk menuju ke tempat karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya," ujarnya.

Pangdam Nurchahyanto menandaskan, pada hari keenam nanti, di tempat karantina Asrama Haji Sukolilo Surabaya, akan kembali dilakukan tes usap PCR terhadap masing-masing pekerja migran tersebut.

"Bagi yang hasil tes PCR-nya negatif, pada hari ketujuh langsung diperbolehkan pulang menuju ke daerahnya masing-masing. Sedangkan yang hasil PCR-nya positif, akan kami rujuk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di RSUD dr Soetomo Surabaya," ucapnya.

Untuk pertama kalinya, kedatangan internasional di Bandara Juanda kembali dioperasikan. Sebelumnya, demi menekan transmisi Covid-19, selama sekitar empat bulan terakhir, kedatangan internasional di Tanah Air hanya melalui di pintu, yaitu Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, dan Samratulangi, Manado.

Bandara Internasional Juanda mulai dioperasikan bertahap di awal tahun ini, sementara hanya melayani kepulangan pekerja migran Indonesia, sekaligus untuk mengurai proses karantina yang membutuhkan waktu lama agar tidak membludak di Bandara Soekarno Hatta dan Samratulangi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya bandara juanda pekerja migran

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top