Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Kredit BNI Surabaya Catatkan Pertumbuhan 2,7 Persen

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) Kantor Wilayah 06 Surabaya mencatat penyaluran kredit tahun ini tumbuh 2,7 persen (yoy) hingga November 2021.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 Desember 2021  |  05:35 WIB
Pejabat pengganti sementara (Pgs) Pemimpin BNI Wilayah 06 Surabaya, Roy Wahyu Maulana saat paparan dalam acara BNI Media Sync di Surabaya, Kamis (23/12/2021)  -  Peni Widarti
Pejabat pengganti sementara (Pgs) Pemimpin BNI Wilayah 06 Surabaya, Roy Wahyu Maulana saat paparan dalam acara BNI Media Sync di Surabaya, Kamis (23/12/2021) - Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) Kantor Wilayah 06 Surabaya mencatat penyaluran kredit tahun ini tumbuh 2,7 persen (yoy) hingga November 2021.

Pejabat pengganti sementara (Pgs) Pemimpin BNI Wilayah 06 Surabaya, Roy Wahyu Maulana mengatakan meski dalam situasi pandemi Covid-19 yang cukup sulit, di tahun ini BNI masih mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif yakni 2,7 persen.

“Di tengah situasi yang sulit ini kami terus melakukan berbagai efisienasi yang baik, terutama melalui digitalisasi sehingga mampu menurunkan dampak dari pandemi yang ditimbulkan. Kita juga berhasil menurunkan cost of fund, maka profitabilitas kita juga baik dengan pertumbuhan profit 244 persen (Yoy),” katanya dalam paparan BNI Media Sync, Kamis (23/12/2021).

Dia mengatakan di tengah kondisi pandemi ini juga, BNI Kanwil 06 Surabaya juga mencatatkan Non-Loan Performing (NPL) atau kualitas kredit yang masih cukup aman atau tidak sampai 5 persen.

“Ke depan kita akan coba untuk menekan lagi NPL nya supaya lebih rendah lagi. Salah satunya yang sudah kita lakukan adalah melakukan restrukturisasi kredit,” imbuhnya.

Selain kinerja kredit, BNI Kanwil 06 Surabaya juga mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 21,7 pesen. Menurutnya, pertumbuhan DPK ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memilih untuk menyimpan dulu uangnya.

“Mungkin pandemi ini, investasi berkurang sehingga dana yang menganggur itu banyak di kita sehingga ada pertumbuhan DPK. Dengan kondisi ekonomi yang mulai membaik saat ini, kita coba untuk menyalurkan kredit lebih banyak,” imbuhnya.

Meski begitu, lanjut Roy, kinerja fee base income BNI mengalami peningkatan yang baik seiring dengan upaya BNI yang terus menggenjot layanan digital perbankan atau e-channel.

“Program go digital BNI sudah sejak lama sekitar 4 - 5 tahun ke belakang, tapi akhir-akhir ini lompatannya jadi semakin besar karena di speak-up oleh krisis pandemi yang ternyata membawa berkah bagi pola hidup dan kebiasaan jadi berubah sangat cepat, dan pekerjaan eksisting banyak yang hilang sehingga terjadi efisiensi,” ujarnya.

Adapun saat ini BNI Kanwil 06 Surabaya memiliki beragam layanan di antaranya sebanyak 9.016 EDC, sebanyak 1.025 ATM, 12 O-Branch (mobil-mobil yang disiapkan untuk jemput bola jika di suatu tempat terjadi blankspot), dan sebanyak 12.182 Agen46.

“Khusus untuk layanan mobile-banking BNI tahun ini mengalami pertumbuhan user atau pengguna mencapai 43 persen dibandingkan 2020,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni kredit surabaya
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top