Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peringati Hari Pahlawan, Pemkot Malang Berikan Penghargaan bagi Budayawan

Anugrah Insan Budaya ini sengaja diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional dengan harapan agar para nominator menjadi pahlawan budaya di Kota Malang.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 10 November 2021  |  19:57 WIB
Pertunjukan wayang suket Mbah Jo, rampak barong, reog, jaranan, bantengan, pencak silat serta tari tarian lainnya pada  Anugerah Insan Budaya  Kota Malang Tahun 2021, di Gedung Kesenian Gajayana Jl. Nusakambangan 19 Kota Malang,  Rabu (10/11/2021). - Istimewa
Pertunjukan wayang suket Mbah Jo, rampak barong, reog, jaranan, bantengan, pencak silat serta tari tarian lainnya pada Anugerah Insan Budaya Kota Malang Tahun 2021, di Gedung Kesenian Gajayana Jl. Nusakambangan 19 Kota Malang, Rabu (10/11/2021). - Istimewa

Pertunjukan wayang suket Mbah Jo, rampak barong, reog, jaranan, bantengan, pencak silat serta tari tarian lainnya pada Anugerah Insan Budaya Kota Malang Tahun 2021, di Gedung Kesenian Gajayana Jl. Nusakambangan 19 Kota Malang, Rabu (10/11/2021)./Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Pemkot Malang memberikan penghargaan berupa Anugerah Insan Budaya 2021 kepada budayawan dan kawasan di kota tersebut.

Penerimanya, Arik Sugianto (Kategori Perlindungan Kebudayaan), Kampung Budaya Polowijen (Kategori Pengembangan Kebudayaan), Wahyu GV (Kategori Pemanfaatan Kebudayaan). Sanggar Taruna Kridha Rasa/Takir (Kategori Pembinaan Kebudayaan), dan Komunitas Jelajah Jejak Malang (Kategori Tokoh Pembaharuan Kebudayaan ).

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Dian Kuntari, menjelaskan Anugrah Insan Budaya ini sengaja diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional dengan harapan agar para nominator menjadi pahlawan budaya di Kota Malang.

“Anugerah ini sebagai upaya Disdikbud Kota Malang untuk melindungi dan memfasilitasi pelaku seni dan budaya di Kota Malang,” ungkapnya pada Anugerah Insan Budaya Kota Malang Tahun 2021, di Gedung Kesenian Gajayana Jl. Nusakambangan 19 Kota Malang, Rabu (10/11/2021)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Malang, Suwarjana, berharap masyarakat dapat memanfaatkan Gedung Gajayana menjadi tempat untuk seni pertunjukan menjadi lebih terbuka menampilkan karya kreasi seni budaya Kota Malang.

Ke depan, kata dia, gedung ini akan direnovasi dan dilengkapi dengan sound system dan lighting yang memadai.

“Kota Malang adalah kota wisata heritage dan sejarah maka peningkatan kegiatan seni budaya harus ditingkatkan,” katanya.

Selain itu, Museum Mpu Purwa dan Museum Pendidikan juga bisa dimanfaatkan untuk edukasi dan literasi budaya. Ada wayang dan gamelan Museum Mpu Purwa yang setiap saat ready untuk latihan dan pementasan sehingga setidaknya setiap minggu ada pertunjukan dan hiburan yang dipentaskan oleh seniman Kota Malang.

Anugrah Insan Budaya Kota Malang 2021 dirumuskan oleh Prof. Djoko Saryono, (akademisi UM), Riyanto (akademisi UB), Eko Widianto (media), Kristanto Budi Prabowo (Komite Kebudayaan Kota Malang), dan Bobby Nugroho (Dewan Kesenian Malang).

“Di Malang ini masih kuat seni budaya tradisional dan dan tumbuhnya kebudayaan kontemporer yang sama maka sama sama berpeluang mendapatkan penghargaan,” kata Ketua Tim Perumus Anugrah Insan Budaya, Djoko Saryono.

Dasar penilaian, yakni UU Pemajuan Kebudayaan dengan kategorinya, perlindungan budaya, pengembangan budaya, pemanfaatan budaya, pembinaan budaya dan ditambahkan dengan pembaharuan budaya.

“Penghargaan tidak hanya untuk pelaku seni budaya tapi sudah bergeser ke komunitas. Yang kami nilai adalah karyanya, kiprahnya dan kontribusi dalam mendaulatkan kebudayaan,” ucapnya.

Isa Wahyudi alias Ki Demang, Penggagas Kampung Budaya Polowijen, bersyukur dan berterima kasih atas penganugerahan insan budaya tahun ini.

Kampung Budaya Polowijen sebagai entitas masyarakat pelaku seni, tradisi dan budaya yang memanfaatkan akar kesejarahan situs Ken Dedes dan makam empu topeng Mbah Reni mencoba ikut bertanggung jawab secara bersama untuk kita jaga rawat dan ambil manfaat.

Dengan mewarisi tradisi dan melestarikan budaya lewat karya karya batik, topeng, dan kesenian lainnya semoga menambah khasanah seni budaya di Kota Malang.(K24)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim malang Hari Pahlawan
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top