Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inapro Expo 2021, Kadin Jatim Dorong Pemasaran Produk Dalam Negeri

Ini satu langkah strategis untuk meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap produk dalam negeri, sebab sejauh ini konsumsi produk dalam negeri masih relatif kecil, terutama di pasar digital atau e-commerce.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 30 Oktober 2021  |  09:13 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim turut berupaya mendorong pemasaran produk dalam negeri melalui gelaran pameran Indonesia Product Expo (Inapro) 2021 sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto mengatakan gerakan BBI menjadi satu langkah strategis untuk meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap produk dalam negeri, sebab sejauh ini konsumsi produk dalam negeri masih relatif kecil, terutama di pasar digital atau e-commerce.

“Produk dalam negeri yang dipasarkan melalui platform digital atau e-commerce masih sangat kecil yakni 7 persen, dan 93 persen lainnya didominasi oleh produk-produk impor. Nah hal-hal seperti ini perlu dicarikan solusi agar produk asli kita juga harus bisa diterima pasar,” ujarnya, Jumat (29/10/2021).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menghambat perkembangan produk lokal UMKM, yakni masih banyak UMKM yang belum mampu membangun kapasitas building atau manajemen yang bagus dalam berusaha sehingga mengakibatkan terjadinya ekonomi biaya tinggi dan tidak efisien dalam proses produksi. 

“Akibatnya harga jual tidak kompetitif, sementara pasar e-commerce tentunya menginginkan barang yang murah tetapi berkualitas,” imbuhnya.

Untuk itu, lanjut Adik, Kadin Jatim bersinergi dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, lembaga keuangan dan akademisi untuk mendorong UMKM memiliki produk yang kompetitif. Kadin Jatim sendiri memiliki Kadin Institute yang bertugas untuk mengajari bagaimana menjalankan perusahaan yang benar.

“Selain itu, diperlukan dukungan pemerintah seperti diberi kemudahan dalam percepatan perizinan dan biaya yang murah untuk sertifikasi halal, BPOM maupun perizinan yang lain sehingga dapat menekan biaya produksi,” ujarnya.

Adik melanjutkan, pemerintah dan lembaga pendidikan juga perlu memberikan dukungan dengan memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang nasionalisme dalam rangka menumbuhkan rasa cinta produk dalam negeri.

Yusuf Karim Ungsi, Ketua Komite Tetap Bidang Promosi UMKM, sekaligus Ketua Penyelenggara Inapro Expo 2021, mengatakan dalam gelaran Inapro tahun ini akan berlangsung pada 25 - 28 November 2021. Diharapkan kegiatan itu bisa menjadi trigger yang menimbulkan sentimen positif terhadap konsumen.

“Kegiatan pameran yang mendukung gerakan BBI ini digelar akhir tahun, dengan harapan momentum ini bisa menjadi pendongkrak kegiatan ekonomi khususnya Jatim dan Indonesia Timur,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim produk dalam negeri
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top