Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hingga September, Penjualan Listrik PLN Jatim Capai 29,166 GWh

Penyerapan listrik dari sektor industri mengalami pertumbuhan 9,02 persen, sedangkan sektor bisnis mengalami pertumbuhan 1,28 persen jika dibandingkan kondisi Juli 2021.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 22 Oktober 2021  |  23:56 WIB
Hingga September, Penjualan Listrik PLN Jatim Capai 29,166 GWh
Ilustrasi listrik
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatatkan kinerja penjualan tenaga listrik hingga September 2021 mencapai 29,166 GWh atau mengalami peningkatan 4,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

General Manager PLN UID Jatim, Adi Priyanto mengataan dari total penjualan tersebut, penyerapan listrik dari sektor industri mengalami pertumbuhan 9,02 persen, sedangkan sektor bisnis mengalami pertumbuhan 1,28 persen jika dibandingkan kondisi Juli 2021.

“Sementara konsumsi listrik di sektor rumah tangga juga mengalami pertumbuhan yakni sebesar 1,01 persen,” ujarnya, Jumat (22/10/2021).

Dia mengatakan Konsumsi listrik yang terus meningkat tersebut menunjukkan adanya pemulihan ekonomi seiring dengan meningkatnya aktivitas industri dan perekonomian. Diharapkan, kondisi tersebut pun terus membaik sehingga mencapai pertumbuhan ekonomi nasional yang positif.

“Adanya pemulihan ekonomi ini juga ditandai dengan rekor tertinggi beban puncak konsumsi listrik pada Oktober di wilayah Jawa dan Bali. Bahkan kondisi beban puncak lebih baik daripada beban puncak tertinggi di sepanjang 2019 dan 2020,” ujarnya.

Adapun beban puncak malam tertinggi di Jawa - Bali sepanjang 2021 terjadi pada 14 Oktober pada pukul 19.00 WIB. Beban puncak mencapai 28.093 MW. Angka ini lebih baik dibandingkan sepanjang 2019 yang sebesar 27.973 MW. 

Sedangkan beban puncak siang hari sepanjang 2021 tertinggi terjadi pada 13 Oktober 2021. Beban puncak siang tercatat mencapai 27.740 MW.

Adi menambahkan PLN terus berupaya untuk ikut mendorong pemulihan ekonomi melalui pemanfaatan listrik di tengah kondisi pandemi. Sejumlah program yang telah dintensifkan yakni program Electrifying Aquaculture dengan jumlah potensi 3.249 pelanggan, Dedieselisasi dengan potensi 1.128 pelanggan, dan akuisisi captive power.

“Kami juga menintensifkan program Electrifiying Lifestyle dengan membangun komunitas EV (PLN, mitra kerja dan masyarakat), membangun komunitas pengguna kompor induksi, mengimplementasi MOU Bank pada UMKM/IKM, dan menggiatkan beragam program kemudahan,” ujarnya.

Hingga 21 Oktober 2021, program PLN yang paling diminati masyarakat yakni promo tambah daya Super Dahsyat yang diminati oleh 12.251 pelanggan dan program promo bundling internet, Electrinet Lifestyle sebanyak 177 pelanggan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top