Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengembang Surabaya Mulai Nikmati Dampak Relaksasi PPN

Dalam perjalanan semester I ini menunjukkan tren yang positif karena terbantu oleh kebijakan pembebasan PPN sampai DP 0 persen.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 05 Mei 2021  |  15:29 WIB
Senior Director Ciputra Group, Sutoto Yakobus (berdiri) saat menjelaskan kondisi pasar properti Surabaya dalam Buka Bersama Ciputra Group di Surabaya, Selasa (4/5/2021).  - Bisnis/Peni Widarti
Senior Director Ciputra Group, Sutoto Yakobus (berdiri) saat menjelaskan kondisi pasar properti Surabaya dalam Buka Bersama Ciputra Group di Surabaya, Selasa (4/5/2021). - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Kalangan developer di Surabaya melaporkan bahwa dampak dari adanya relaksasi pembebasan PPN untuk sektor properti cukup berpengaruh siginifikan terhadap penjualan rumah/apartemen ready stock.

Senior Director Ciputra Group Sutoto Yakobus mengatakan dalam perjalanan semester I ini menunjukkan tren yang positif karena terbantu oleh kebijakan pembebasan PPN sampai DP 0 persen.

“Secara keseluruhan di Ciputra Surabaya cukup baik karena dampak policy yang cukup bervariasi, dan kita juga cukup banyak stok sehingga relaksasi itu bisa dinikmati oleh market,” katanya saat Buka Bersama Ciputra, Selasa (4/5/2021) malam.

Dia mencontohkan, stok perumahan maupun ruko di Ciputra Nortwest sudah terjual 95 persen sejak 3 bulan terakhir. Bahkan untuk proyek perumahan di Citraland pada kuartal I, penjualannya mampu mencapai 120 persen dari target setahun.

“Sementara Citraland utara juga bagus sekali, sekarang sudah mencapai 70 persen dari target setahun. Begitu juga di Citraland GreenLake stoknya sudah keluar semua karena memang rumah ready-nya sedikit,” ujarnya.

Sutoto menambahkan tren properti yang kembali bergairah ini juga menunjukkan indeks kepercayaan konsumen sudah meningkat dan masyarakat percaya bahwa ekonomi akan semakin membaik.

“Situasi sudah mulai better, sehingga orang mulai lagi belanja dan beli-beli. Ini juga berlaku pada sektor otomotif banyak inden, karena stoknya kurang,” katanya.

Dalam kesempatan berbeda, GM Marketing Pakuwon Group Hario Utomo mengungkapkan kegiatan pameran Pakuwon yang berlangsung pada akhir Maret lalu mampu merealisasikan penjualan mencapai Rp300 miliar.

“Realisasi penjualan tersebut melebih target penjualan selama pameran yakni Rp200 juta. Ini artinya antusias konsumen untuk membeli properti terutama yang mendapat relaksasi bebas PPN itu sangat tinggi,” ujarnya.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ciputra jatim
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top