Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ramadan dan Idulfitri, BI Malang Siapkan Uang Kartal Rp4,51 Triliun

Pada periode Ramadan dan Idulfitri 2021 diperkirakan kebutuhan akan uang tunai (outflow) di wilayah kerja KPw BI Malang, yakni Kota/Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota/Kabupaten Pasuruan, serta Kota/Kabupaten Probolinggo meningkat sebesar 46,84 persen yakni menjadi Rp 4,51 triliun
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 17 April 2021  |  12:58 WIB
Tumpukan uang - Ilustrasi
Tumpukan uang - Ilustrasi

Bisnis.com, MALANG - Kantor Perwakilan BI Malang menyiapkan uang kartal sebesar Rp4,51 triliun untuk perbankan dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya pada Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan Aminurridho mengatakan pada periode Ramadan dan Idulfitri 2021 diperkirakan kebutuhan akan uang tunai (outflow) di wilayah kerja KPw BI Malang, yakni Kota/Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota/Kabupaten Pasuruan, serta Kota/Kabupaten Probolinggo meningkat sebesar 46,84 persen yakni menjadi Rp4,51 triliun dibandingkan dengan periode 2020 yang berjumlah Rp3,07 triliun.

“Peningkatan kebutuhan uang tunai tersebut antara lain karena pelonggaran mobilitas masyarakat pada tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun lalu ada PSBB saat Ramadan dan Idufitri,” katanya dihubungi, Sabtu (17/4/2021).

Selain itu, kata dia, karena tren pertumbuhan uang kartal dan preferensi perbankan ke pecahan Rp100.000, kegiatan usaha mulai membaik pascaperluasan vaksin covid dan pembukaan industri dari sektor–sektor prioritas.

Juga, karena daya beli masyarakat mulai membaik ditandai dengan inflasi kota malang pada bulan maret tercatat 0,08 persen mtm dan relaksasi beberapa kebijakan pemerintah seperti pembebasan PPnBM per-Maret dan kebijakan BI berupa pelonggaran LTV/FTV.

Uang kartal sebesar itu, kata dia, merupakan nominal yang diperhitungkan melalui estimasi kenaikan jumlah permintaan kebutuhan uang pada periode Ramadan dan Idulfitri, yakni sekitar 46,84 persen lebih tinggi dari periode tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,07 triliun.

Dana tersebut dipersiapkan baik untuk penarikan oleh perbankan, kegiatan kas keliling wholesale kepada BPR di wilayah Kota Malang, Kab. Malang, Kota Batu, Kab. Pasuruan dan Kab. Probolinggo, penukaran kepada stakeholder, instansi/ lembaga negara yang menjadi mitra kerja BI.

BI Malang bersama seluruh unsur perbankan dan BPR di wilayah Malang Raya pada 20 Maret 2021, kata Azka, telah melaksanakan kegiatan rapat koordinasi persiapan kebutuhan uang tunai pada Ramadan dan menjelang Idulfitri 2021.

Rapat koordinasi ini merupakan bentuk sinergi antara BI, perbankan dan BPR dalam rangka kesiapan pendistribusian dalam penyediaan uang pecahan kecil untuk masyarakat.

“KPw BI Malang siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai pada periode Ramadan dan Idulfitri 2021. BI telah mempersiapkan layanan kas selama periode tersebut, melalui perbankan dan BPR di wilayah Malang Raya,” ucapnya.

Dia meyakinkan, BI berupaya memadukan layanan pembayaran tunai dan nontunai dalam rangka mewujudkan less-cash society. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dan peritel agar semakin sering menggunakan instrumen pembayaran nontunai sebagai alternatif uang tunai.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia uang kartal Ramadan idulfitri
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top