Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kesadaran 3M Mulai Turun, Risma Ingatkan Bahaya Gelombang Kedua Covid-19

Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan Pemkot Surabaya telah memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan bahwa sudah banyak warga yang kendor menerapkan protokol kesehatan ini.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  17:35 WIB
Kesadaran 3M Mulai Turun, Risma Ingatkan Bahaya Gelombang Kedua Covid-19
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menggelar jumpa pers di rumah dinasnya Jl. Sedap Malam, Jumat (28/8/2020). - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terus mengingatkan warga agar jangan kendor dalam menerapkan protokol kesehatan dan meminta warga untuk mengantisipasi adanya gelombang kedua penyebaran Covid-19.

“Meskipun pandemi Covid-19 di Surabaya mulai bisa dikendalikan tetapi warga mohon tetap serius menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan,” kata Risma, panggilan Tri Rismaharini, Selasa (1/12/2020).

Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan Pemkot Surabaya telah memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan bahwa sudah banyak warga yang kendor menerapkan protokol kesehatan ini.

“Jadi, Bu Wali meminta kami untuk mengantisipasi adanya gelombang kedua Covid-19, karena ada indikasi penurunan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Irvan menyebut, akhir-akhir ini warga sudah mulai bersosialisasi dan berkumpul. Bahkan pada saat makan Bersama otomatis setiap orang akan melepas maskernya, hingga akhirnya lupa untuk mengenakan kembali maskernya saat kembali mengobrol.

“Mereka keenakan ngobrol sehingga terkadang sampai lupa waktu. Nah, begini ini yang harus diantisipasi juga,” katanya.

Pemkot Surabaya pun, lanjut Irvan mendorong agar satgas mandiri, baik yang berada di lingkungan kerja, tempat usaha maupun rumah ibadah agar diaktifkan kembali. Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kembali pencegahan penyebaran Covid-19.

"Satgas mandiri di tempat kerja, tempat usaha dan tempat Ibadah bisa lebih diaktifkan lagi dalam penegakan dan penerapan protokol kesehatan, sehingga saya mengajak kepada semua warga untuk terus mengaktifkan satgas-satgas itu,” ujarnya.

Irvan juga menegaskan agar pihak penyelenggara kegiatan hajatan untuk selalu konsisten dengan apa yang sudah diusulkan dan direkomendasikan oleh satgas. Terutama terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatannya pada saat acara berlangsung.

“Perlu diingat juga, jika tidak sesuai dengan rekomendasi satgas, maka akan ada konsekuensi hukum yang akan diberlakukan. Ini penting demi keselamatan bersama,” imbuhnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya walikota surabaya tri rismaharini Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top