Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sekolah Tatap Muka SMP di Surabaya Mulai Desember

Sekolah tatap muka tidak bisa dilakukan 100 persen oleh semua siswa, melainkan hanya 50 persen saja, sedangkan sisanya siswa tetap melakukan sekolah daring di rumah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 November 2020  |  06:23 WIB
Dokumentasi - Simulasi pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka di SMP 15 Kota Surabaya, Senin (3/8/2020). - Antara/Humas Pemkot Surabaya.
Dokumentasi - Simulasi pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka di SMP 15 Kota Surabaya, Senin (3/8/2020). - Antara/Humas Pemkot Surabaya.

Bisnis.com, SURABAYA - Sekolah tatap muka untuk para siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Surabaya, Jawa Timur, akan dimulai pada awal Desember 2020.

"Insya Allah awal Desember siswa SMP masuk sekolah. Sedangkan siswa SD pada Januari 2021," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Surabaya, Senin (23/11/2020).

Menurut dia, saat ini semua guru sudah masuk sekolah untuk menyiapkan protokol kesehatan pada sekolah tatap muka diberlakukan.

"Jadi kalau sekolah sudah siap, maka akan ada tim yang akan menelaah kesiapan sekolah itu," ujarnya.

Meski demikian, kata dia, sekolah tatap muka tidak bisa dilakukan 100 persen oleh semua siswa, melainkan hanya 50 persen saja, sedangkan sisanya siswa tetap melakukan sekolah daring di rumah.

"Saya belum berani melepas seperti semula," katanya.

Saat ditanya soal tes, Risma mengatakan nantinya akan ada tes usap untuk para siswa baik SD dan SMP. Saat ini, tes usap baru dilakukan untuk semua guru.

"Untuk guru sudah selesai. Tidak ada guru yang terpapar Covid-19. Sedangkan untuk tes usap siswa nantinya akan dicicil mulai pekan depan.

Sedangkan untuk pelaksanaan sekolah tatap muka siswa SD nantinya berbeda dengan SMP karena akan ada pengawasan ketat.

"Nanti kita akan evaluasi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sekolah surabaya

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top