Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inka Memproduksi Trem Listrik, Segini Harganya

Trem ini diklaim sebagai kereta yang tidak menimbulkan polusi udara.
Abdul Jalil
Abdul Jalil - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  15:31 WIB
Petugas melakukan uji coba pengoperasian trem listrik buatan PT Inka, Senin (19/10/2020). - JIBI/Abdul Jalil
Petugas melakukan uji coba pengoperasian trem listrik buatan PT Inka, Senin (19/10/2020). - JIBI/Abdul Jalil

Bisnis.com, MADIUN - Bahan usaha milik negara (BUMN) PT Industri Kereta Api atau Inka yang bermarkas di Madiun kini sedang memproduksi trem listrik. Prototipe trem listrik ini telah rampung dibuat dan telah diuji kelayakannya.

Direktur Utama PT Inka, Budi Noviantoro, mengatakan trem ini merupakan salah satu satu produk terbaru yang dimiliki Inka.

Namun, untuk tingkat komponen dalam negeri (TKDN) trem produksi PT Inka ini masih di angka 80 persen. Sedangkan 20 persen komponen lainnya masih impor dari China. Salah satu komponen yang masih impor adalah baterai.

“Desain dari Inka sendiri. Untuk baterai dan roda trem masih impor. Karena di dalam negeri belum ada yang memproduksi,” kata dia kepada wartawan, Senin (19/10/2020).

Budi berharap di Indonesia ada perusahaan yang memproduksi baterai sehingga nantinya seluruh komponen pembuatan trem listrik tersebut bisa diambil dari dalam negeri.

Karena bertenaga listrik, trem ini diklaim sebagai kereta yang tidak menimbulkan polusi udara. Untuk satu kali pengisian daya yakni sekitar empat jam, trem listrik PT Inka bisa menempuh sekitar 80 kilometer.

Trem listrik ini memang dikonsep sebagai transportasi di tengah kota sehingga kapasitas penumpang hanya sekitar 80 orang saja.

“Trem ini berbeda dari jenis kereta lainnya. Karena menggunakan teknologi baterai, jadi tidak mengganggu pemandangan. Tidak perlu ada kabel yang ada di atas kereta seperti KRL,” ujarnya.

Sejak trem listrik produksi Inka ini diluncurkan, Pemda Bogor tertarik dan telah memesannya. Trem pesanan Pemda Bogor ini rencananya untuk alat transportasi di sekitar Istana Bogor.

Namun, gara-gara pandemi Covid-19 Pemda Bogor membatalkan pesanannya. Inka juga menawarkan trem listrik ini ke Kongo karena negara tersebut juga akan menerapkan smart city.

Lantas berapa harga sarana transportasi bikinan BUMN yang bermarkas di Madiun ini? Budi menyampaikan trem buatan Inka ini dipasarkan dengan harga Rp15 miliar hingga Rp20 miliar.

Penentuan harga trem tersebut tergantung kapasitas penumpang. Harga bisa lebih mahal jika kapasitas penumpang juga lebih banyak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim pt inka

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top