Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ASN di Jatim Diminta Menyampaikan Narasi Konstruktif UU Cipta Kerja

Saat ini masih banyak beredar berita dan narasi kontraproduktif secara cepat dan massif di kanal-kanal media sosial.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  15:59 WIB
Ilustrasi hoax - Istimewa
Ilustrasi hoax - Istimewa

Bisnis.com, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh ASN di Jatim untuk ikut aktif menangkal hoax dan membantu menyampaikan narasi yang konstruktif dan produktif kepada masyarakat luas terkait UU Cipta Kerja.

Menurutnya, saat ini masih banyak beredar berita dan narasi kontraproduktif secara cepat dan massif di kanal-kanal media sosial. Informasi hoax tersebut, katanya, sengaja dibuat orang-orang tidak bertanggung jawab untuk membuat gaduh dan memecah belah bangsa.

"Sampaikan pesan-pesan yang menciptakan suasana kondusif penuh kedamaian kepada masyarakat, kemudian ketika ada yang mengunggah dan ternyata kontraproduktif saya mohon kepada saudara semua untuk melakukan klarifikasi untuk meluruskannya," ujarnya dalam rilis, Rabu (14/10/2020).

Dia menjelaskan saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berbenah, khususnya di bidang teknologi informasi dan digitalisasi yang dinilai memiliki jangkauan luas di berbagai hal.

Pesan positif dengan memanfaatkan teknologi ini, katanya, tidak mengenal usia, karena sosial media bukan hanya menjadi domain para milenial. Sosial media juga harus menjadi bagian dari kehidupan keseharian untuk menyampaikan pesan kebaikan, dan pesan yang membawa suasana damai, aman dan tenang.

"Jadi persatuan dan kesatuan menjadi poin penting, karena tidak ada negara yang maju jika tidak ada persatuan dan kedamaian di dalamnya,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim cipta kerja
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top