Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jajaran Risma Periksa Covid-19 di Pesantren-pesantren

Keselamatan dan kesehatan warga adalah hukum tertinggi, ini semata-mata untuk melindungi warga, terutama yang ada di lingkungan ponpes.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 September 2020  |  11:23 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, SURABAYA - Setelah menggelar pemeriksaan di fasilitas publik seperti pasar, terminal, dan permukiman, Pemerintah Kota Surabaya di Provinsi Jawa Timur melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19 di pondok-pondok pesantren di wilayahnya.

"Sampai hari ini memang masih tiga ponpes dan ini akan terus kita lanjutkan ke ponpes lainnya supaya Surabaya benar-benar terbebas dari Covid-19," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya Irvan Widyanto di Surabaya, Minggu (27/9/2020).

Pemeriksaan sampel usap hidung dan tenggorokan untuk mendeteksi penularan virus corona tipe baru dilakukan pada 55 santri dan pengurus pesantren serta lima warga di Pondok Pesantren Sunan Kali Jaga di Kecamatan Sukomanunggal pada Kamis (24/9).

Pada Jumat (25/9) pemeriksaan dilakukan pada 29 santri dan pengurus pesantren di Pondok Pesantren Muhammadiyah Putat Jaya dan pada Sabtu (26/9) pemeriksaan dilakukan pada 50 santri dan pengasuh santri di Ponpes PPTQ Kids Darul Qur'an Jalan Tenggilis Mejoyo.

Irvan mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan di pondok-pondok pesantren untuk menekan risiko penularan Covid-19 di lingkungan pesantren, yang penghuninya berasal dari berbagai daerah.

"Keselamatan dan kesehatan warga adalah hukum tertinggi, ini semata-mata untuk melindungi warga, terutama yang ada di lingkungan ponpes," kata dia.

Dia juga menekankan pentingnya para pengurus pondok pesantren dan pengasuh santri memastikan protokol kesehatan dijalankan dalam setiap kegiatan di lingkungan pesantren.

"Vaksin terbaik saat ini adalah perubahan perilaku individu, keluarga, sampai dengan masyarakat dengan membiasakan yang tidak biasa," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top