Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Platform Kopral Ingin Jaring 40.000 Anggota Koperasi Per Tahun

Platform ini menawarkan solusi pencatatan dan pelaporan manual serta integrasi pasar.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  16:31 WIB
CEO Kopral, Adi Santoso (kanan) dan Chief Technology Officer (CTO) Kopral, Gama Wardhana (kiri) saat mengenalkan fitur-fitur platform koperasi digital di kantor Kopral Surabaya, Senin (24/8/2020). - Bisnis/Peni Widarti
CEO Kopral, Adi Santoso (kanan) dan Chief Technology Officer (CTO) Kopral, Gama Wardhana (kiri) saat mengenalkan fitur-fitur platform koperasi digital di kantor Kopral Surabaya, Senin (24/8/2020). - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - PT Kopral Indonesia Teknologi (TIK), platform koperasi digital berharap dapat menjaring anggota koperasi sedikitnya mencapai 40.000 anggota per tahun sejalan dengan rencana menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim.

CEO Kopral, Adi Santoso mengatakan platform Koperasi All In One (Kopral) yang telah dilaunching pada 17 Agustus 2020 ini menyediakan berbagai fitur digitalisasi koperasi yang bisa digunakan pengurus maupun anggota koperasi untuk memudahkan transaksi dan pencatatan keuangan.

"Termasuk fitur untuk mendukung bisnis koperasi seperti integrasi dengan e-Commerce seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, maupun kolaborasi dengan UMKM lewat sistem paylater," jelasnya dalam pengenalan Kopral, Senin (24/8/2020).

Dia menjelaskan Kopral sendiri sudah dikembangkan sejak 2018 yang awalnya masih digunakan di beberapa koperasi karyawan perusahaan. Pada 2020, Kopral menjadi platform digital untuk penggunaan yang lebih luas, lebih mudah, lebih efektif sehingga tidak memberatkan koperasi.

Hingga saat ini pengguna Kopral sudah mencapai 20.000 an anggota dari sekitar 3 perusahaan yang lebih dulu mengadaptasi sistem digital dalam sistem pencatatan dan pelaporan koperasi, salah satunya seperti koperasi milik PTPN X.

Adi menambahkan, dengan adanya platform yang sangat mudah ini diharapkan bisa memberikan solusi atas permasalahan umum yang dihadapi koperasi saat ini yakni pencatatan dan pelaporan manual.

COO Kopral, Alma Saquille menambahkan biaya layanan pengguna platform ini hanya dikenai Rp5.000/bulan. Dengan biaya tersebut, anggota koperasi sudah bisa mengakses semua fitur Kopral melalui web maupun aplikasi android dan IOS. "Kami juga menyiapkan layanan migrasi, maintenance hingga penyimpanan data berbasis cloud server," ujarnya.

Alma menambahkan, tantangan membangkitkan gairah koperasi menjadi lebih modern saat ini adalah masih banyak pengurus koperasi dengan usia tidak muda sehingga dibutuhkan upaya ekstra dalam mensosialisasikan platform tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

koperasi teknologi informasi
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top