Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4 Kasus Baru Corona di Ponorogo, Semuanya dari Pesantren Gontor

Ipong menyebut 146 kasus Covid-19 yang disebabkan Virus Corona itu tersebar di sejumlah klaster.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  09:20 WIB
Pondok Modern Gontor Kampus 2, Ponorogo. - Antara
Pondok Modern Gontor Kampus 2, Ponorogo. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Bupati Ponorogo Ipong mengatakan hari ini, Kamis (23/7/2020), ada 4 kasus baru Covid-19, dan semuanya berasal dari Pondok Pesantren Gontor 2.

Selain penambahan 4 kasus baru, per hari ini ada 5 orang sembuh, sehingga total pasien Covid-19 yang sembuh 107 orang.

Kemudian, 4 orang meninggal, 35 orang menjalani isolasi, dan total kumulatif kasus Covid-19 sebanyak 146 orang.

Ipong menyebut 146 kasus Covid-19 yang disebabkan Virus Corona itu tersebar di klaster Pondok Pesantren Gontor 2 sebanyak 56 orang (48 orang sembuh), klaster Temboro 13 orang (13 orang sembuh), klaster riwayat Surabaya 23 orang (12 orang sembuh), klaster Ronowijayan 13 orang (7 orang sembuh), klaster PPIH Sukolilo 8 orang (8 orang sembuh), klaster Panjeng 4 orang (3 orang sembuh), klaster lain-lain 29 orang (16 orang sembuh).

Ddalam waktu dekat akan beroperasi 2 laboratorium polymerase chain reaction (PCR) untuk memeriksa Virus Corona di RSUD Dr Harjono dan RSU Aisyiyah (hibah dari Pondok Pesantren Gontor).

Adapun mesin PCR di RSUD Dr Harjono merupakan bantuan dari BNPB dan telah dilatih 3 orang analis.

“Saat ini sedang dipersiapkan instalasi dan sarana prasarana penunjangnya. Semoga dengan adanya 2 mesin PCR ini, proses testing bisa berjalan lebih cepat,” kata Ipong.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ponorogo Virus Corona Pondok Pesantren
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top