Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembukaan Kembali Penerbangan ke Banyuwangi Diapresiasi

Aktivitas Bandara Banyuwangi kemudian kembali dibuka pada tanggal 16 Mei 2020. Namun, sejumlah maskapai baru beroperasi di awal Juli 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  07:54 WIB
Pesawat di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur. - Antara/Budi Candra Setya
Pesawat di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur. - Antara/Budi Candra Setya

Bisnis.com, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik dengan beroperasinya kembali beberapa maskapai penerbangan yang melayani rute Jakarta-Banyuwangi dan sebaliknya.

Azwar Anas di Banyuwangi, Rabu, menyebutkan empat maskapai penerbangan yang mulai membuka rute penerbangan Jakarta-Banyuwangi pada tanggal 1 Juli 2020, yaitu Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, dan Wings Air.

"Tentu kedatangan Presiden Jokowi di Banyuwangi menjadi pengungkit geliat ekonomi dan pariwisata. Makanya, peluang ini disambut baik oleh maskapai dengan membuka kembali penerbangan ke Banyuwangi," ujarnya.

Pemkab Banyuwangi menutup sementara bandara dan stasiun di akhir April 2020 terkait dengan pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kabupaten/kota yang menjadi tujuan pesawat maupun kereta api, seperti Jakarta dan Surabaya.

Aktivitas Bandara Banyuwangi kemudian kembali dibuka pada tanggal 16 Mei 2020. Namun, sejumlah maskapai baru beroperasi di awal Juli 2020.

Sementara itu, Kepala Cabang Garuda Indonesia Banyuwangi Samsudin dalam keterangan tertulisnya mengemukakan bahwa pada tanggal 1 Juli 2020 Garuda mulai terbang kembali.

"Kami melayani satu kali penerbangan setiap pekan, dimulai pada hari Rabu (1/7), selanjutnya di minggu kedua, seterusnya menjadi tiga kali per minggu, yaitu setiap hari Rabu, Jumat, dan Minggu," ujarnya.

Samsudin mengatakan bahwa seluruh pramugari dan kru pesawat mengenakan alat pelindung diri (APD), seperti masker, pelindung wajah, dan sarung tangan, sedangkan penumpang telah dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki pesawat dan harus memakai masker.

Selain itu, lanjut dia, juga diberlakukan jaga jarak fisik, yakni tempat duduk antara satu penumpang dan penumpang yang lain berjarak, kapasitas penumpang yang dalam kondisi normal bisa 100 persen, kini dibatasi hanya 70 persen.

"Kapasitas normal kami 96 tempat duduk. Selama pandemi, kami menetapkan hanya 70 persen yang terisi agar jaga jarak fisik bisa maksimal dilakukan, atau tersedia sekitar 67 tempat duduk setiap kali penerbangan," katanya.

Citilink juga merupakan salah satu maskapai yang melayani penerbangan Banyuwangi-Jakarta pulang pergi.

District Sales Manager (DSM) Citilink Banyuwangi Dadang Teguh Setiawan menyampaikan bahwa periode Juli 2020, Citilink terbang tiga kali dalam seminggu.

"Citilink melayani penerbangan tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Jumat," katanya.

Pada masa pandemi COVID-19, menurut dia, kebijakan yang diterapkan Citilink selain taat protokol kesehatan, Citilink juga menerapkan jaga jarak fisik di dalam pesawat.

"Kami meniadakan penumpang di kursi bagian tengah (kursi B dan kursi E) pada penerbangan dengan jenis pesawat A-320. Dari kapasitas normal 180 tempat duduk, hanya kami isi 70 persen saja, yakni sebanyak 126 tempat duduk," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim banyuwangi

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top