Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Corona Jatim Tinggi, Wagub Emil: Akses Telemedis Harus Dioptimalkan

Emil Dardak menyatakan, layanan telemedis (telemedicine) atau diagnosis kesehatan secara daring kini menjadi salah satu solusi menjaga kesehatan masyarakat.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 27 Juni 2020  |  11:46 WIB
Emil Dardak - Antara/Didik Suhartono
Emil Dardak - Antara/Didik Suhartono

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus virus corona penyebab Covid-19 yang masih tinggi di Jawa Timur (Jatim) mendorong pentingnya pemanfaatan telemedik untuk membantu diagnosis dan memantau kesehatan diri.

Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Dardak menyatakan, layanan telemedis (telemedicine) atau diagnosis kesehatan secara daring kini menjadi salah satu solusi menjaga kesehatan masyarakat. Apalagi pada masa pandemi Covid-19, penting bagi warga jaga jarak dan saling menjaga diri termasuk tim medis.

"Ini upaya yang sifatnya promotif dan preventif, karena sumber penyakit saat ini banyak sekali. Makanan saja bisa jadi sumber penyakit kalau salah mengelola," jelas Emil dalam Konferensi Digital Health, We The Health, Sabtu (27/6/2020).

Emil nenyadari, sat ini isu kesehatan menjadi isu yang paling utama di Indonesia. Oleh sebab itu, dalam webinar bertajuk “Peran Swasta dan Pemerintah dalam Peningkatan Pelayanan Sektor Kesehatan di Daerah”, Emil menegaskan, akses kesehatan online bisa menjadi arus utama dalam masa krisis.

Dia menyebut di Jawa Timur penerapan telemedis sudah berjalan cukup baik. Emil mengklaim saat ini sekitar 70 persen fasilitas kesehatan rumah sakit terkoneksi dengan layanan telemedik.

"Pegiat telemedicine harus mengawal supaya di daerah khususnya di desa tak ada tkendala dengan akses internet. Jadi rekam medis pasien dan ini bisa dilakukan termasuk Covid-19. Nanti kita memastikan data NIK-nya dan KK-nya," jelas Emil.

Untuk mendorong optimalisasi telemedis, dia mengusulkan pentingnya sinergi, ketepatan dan keselarasan telemedik di pusat dan daerah.

Kini telemedis menjadi standar wajib pelayanan bagi rumah sakit daerah. Namun, pemerintah daerah sendiri masih terkendala dari sisi investasi.

Emil pun mendorong pentingnya kerja sama antara pusat dan daerah dengan swasta dalam pengembangan telemedik.

"Aturan ini harus dipertega, karena dengan kerja sama PPP [public-private partnership] mengurangi beban pemerintah, menumbuhkan swasta, dan mendorong efisiensi," jelas Emil.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa timur Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top