Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Covid-19 di Jatim Tinggi, Laboratorium Batasi Tes Swab dan RS Unair Tak Terima Pasien Baru

Di tengah penularan Covid-19 yang masih tinggi di Jatim,  Laboratorium ITD (Institute of Tropical Disease) Universitas Airlangga atau membatasi layanan tes swab Covid-19, karena beberapa awak laboratorium dinyatakan positif tertular Covid-19.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  10:37 WIB
Peneliti dari Professor Nidom Foundation (PNF) melakukan proses pemisahan cairan (ekstraksi) struktur pernafasan (respirasi) kelelawar asal Kepulauan Riau di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2020). Penelitian respirasi kelelawar tersebut untuk memastikan apakah di dalamnya terdapat virus corona 2019-n CoV dan kemungkinan untuk dibuatkan vaksin pada tahapan proses penelitian berikutnya. ANTARA FOTO/Moch Asim -
Peneliti dari Professor Nidom Foundation (PNF) melakukan proses pemisahan cairan (ekstraksi) struktur pernafasan (respirasi) kelelawar asal Kepulauan Riau di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2020). Penelitian respirasi kelelawar tersebut untuk memastikan apakah di dalamnya terdapat virus corona 2019-n CoV dan kemungkinan untuk dibuatkan vaksin pada tahapan proses penelitian berikutnya. ANTARA FOTO/Moch Asim -

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah provinsi di Pulau Jawa menunjukkan tren angka reproduksi efektif (Rt) Covid-19 di bawah satu. Dengan kata lain, laju penyebaran virus corona di sejumlah provinsi tersebut terbilang menurun.

Berdasarkan laporan Bonza per Rabu (27/5/2020), sejumlah provinsi di Pulau Jawa yang mengalami penurunan laju penyebaran virus tersebut meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Bonza mencatat Rt DKI Jakarta bergerak stagnan di angka 0.99. Sementara, Provinsi Jawa Barat menunjukkan penurunan Rt bertahap menuju angka 0.90.

Di sisi lain, Provinsi Jawa Tengah mencatat tren penurunan Rt hingga 0.86. Sedangkan, DI Yogyakarta, mencatat Rt 0.94.

Hanya saja, Provinsi Jawa Timur belum mengalami tren penurunan Rt di bawah satu.

Berdasarkan pada metrikyang dibuat Bonza, Provinsi Jawa Timur cenderung memiliki pergerakan Rt yang fluktuatif di atas 1.

Bonza menerangkan, Rt merujuk pada angka reproduksi efektif atau sebuah metrik untuk melacak laju penyebaran virus secara real-time.

Bonza mencontohkan, Rt di atas 1.0 maka setiap orang yang terinfeksi akan menyebabkan lebih dari satu infeksi lain atau virus menyebar dengan cepat.

Di tengah penularan Covid-19 yang masih tinggi di Jawa Timur,  Laboratorium ITD (Institute of Tropical Disease) Universitas Airlangga atau Lembaga Penyakit Tropis Unair Surabaya membatasi layanan tes swab Covid-19, karena beberapa awak laboratorium dinyatakan positif tertular Covid-19.

Sementara itu, Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) Surabaya tidak akan menerima pasien baru Covid-19 hingga 9 Juni 2020, karena keterbatasan tenaga medis setelah mereka dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu tertuang dalam surat pemberitahuan resmi RS Unair Nomor 341/UN3.9.1/TU/2020 yang dikeluarkan Senin 25 Mei 2020.

Berdasarkan surat itu, penghentian penerimaan pasien baru Covid-19 berlaku mulai Selasa (26/5/2020) untuk 14 hari ke depan atau hingga 9 Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa timur pulau jawa covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top