Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Petrokimia Gresik Pastikan Distribusi Pupuk Tak Terimbas PSBB

Aktivitas produksi dan distribusi ke gudang penyangga hingga ke pengecer akan tetap berjalan normal.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 April 2020  |  12:36 WIB
SPDP Petrokimia Gresik dan Aparat sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada petani di Desa Candijat, Arjasa, Jember. - Istimewa Petrokimia Gresik
SPDP Petrokimia Gresik dan Aparat sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada petani di Desa Candijat, Arjasa, Jember. - Istimewa Petrokimia Gresik

Bisnis.com, GRESIK - PT Petrokimia Gresik memastikan penyaluran produk, terutama pupuk bersubsidi tidak akan terganggu saat penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono di Gresik, Rabu (29/4/2020) mengatakan penyaluran pupuk masuk dalam kategori industri yang memproduksi barang dan mendukung sektor pertanian, hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 9 tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19, dan masih diperbolehkan.

"Sehingga kami masih diperbolehkan untuk beroperasi selama masa PSBB yang berlaku hingga 11 Mei 2020 mendatang," kata Yusuf, kepada wartawan.

Oleh karena itu, Yusuf memastikan aktivitas produksi dan distribusi ke gudang penyangga hingga ke pengecer akan tetap berjalan normal, sebab hal ini sangat penting, karena pupuk adalah salah satu sarana produksi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional.

"Ini sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang menginstruksikan agar perusahaan BUMN bidang pangan selalu mempertahankan ketersediaan stok dan bahan pokok, serta menjaga penyalurannya selama pandemi," katanya.

Yusuf mengatakan, meski diperbolehkan tetap beroperasi, namun perusahaan tetap mengikuti ketentuan lainnya yang tercantum dalam Permenkes tentang PSBB, di antaranya memperhatikan jumlah tenaga kerja seminimal mungkin, serta menerapkan protokol penanggulangan Covid-19 secara ketat.

Sementara itu, kebijakan PSBB diberlakukan di tiga wilayah, yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan delapan kecamatan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Adapun wilayah operasional Petrokimia Gresik masuk ke dalam tiga kecamatan di Kabupaten Gresik yang menerapkan PSBB, yaitu Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar.

Sementara untuk alokasi pupuk bersubsidi nasional tahun 2020, kata Yusuf, adalah sebesar 7,9 juta ton.

Dari jumlah tersebut, Petrokimia Gresik mendapat alokasi penyaluran 4,7 juta ton, dan hingga 27 April 2020, realiasi penyaluran telah mencapai 1,69 juta ton atau 36 persen dari total alokasi Petrokimia Gresik. Khusus untuk Jatim, realisasi penyalurannya sebesar 632.000 ton atau 31 persen dari 2 juta ton alokasi penyaluran Petrokimia Gresik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian petrokimia gresik

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top