Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dukungan Moril keluarga Penting untuk Percepatan Penyembuhan Pasien Corona

Dukungan moril dari keluarga menjadi salah satu faktor penunjang percepatan kesembuhan dari pasien dalam pengawasan (PDP) positif Covid-19 di Kota Malang.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  20:25 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) saat memeriksa Bilik SiCo (Sikat Corona) di Malang, Kamis (19/3 - 2020). Foto: Istimewa
Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) saat memeriksa Bilik SiCo (Sikat Corona) di Malang, Kamis (19/3 - 2020). Foto: Istimewa

Bisnis.com, MALANG - Dukungan moril dari keluarga menjadi salah satu faktor penunjang percepatan kesembuhan dari pasien dalam pengawasan (PDP) positif Covid-19 di Kota Malang.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Malang dr. Husnul Muarif mengatakan selain dukungan keluarga, kemudahan penyembuhan PDP positif Covid-19 karena yang bersangkutan tidak mempunyai sakit bawaan, komorbid.

“Sehingga yang namanya virus, maka kuncinya pada meningkatkan imunitas,” katanya di Malang, Selasa (24/3/2020).

Dengan adanya dukungan keluarga, maka pasien menjadi lebih optimistis dalam menghadapi penyakit Covid-19. Rasa optimisme yang kuat itulah, salah satu faktor yang mendorong percepatan penyembuhan pasien.

Yang dilakukan di rumah sakit terhadap PDP positif Covid-19 tersebut, kata dia, yakni pemberian asupan makanan yang mengandung protein dan vitamin sehingga dapat meningkatkan imunitas pasien menghadapi virus tersebut.

Selain itu yang bersangkutan juga terus dipantau, dirawat, dan tindakan klinis sesuai dengan protokol Rumah Sakit dr Saiful Anwar dan protokol penanganan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

Pasien juga dipantau diambil thoraks foto maupun pemeriksaan laboratorium secara kontinyu.

Setelah dirawat sekitar 10 hari, kata dia, maka pada dilakukan pengambilan swab. Spisemen yang bersangkutan diuji di Laboratorium Unair pada 16 Maret 2020 dan 20 Maret 2020 hasilnya sudah keluar, PDP positif Covid-19 tersebut sudah sembuh total sehingga 21 Maret 2020 dibolehkan pulang.

Setelah pasien sembuh dan dipulangkan, Tim Satgas Covid melakukan sosialisasi ke warga di lingkungan sekitar rumah pasien, dari RW hingga RW. Intinya, dalam menghadapi situasi seperti saat ini, maka kuncinya adalah menjaga jarak sesama atau social distance, bahkan di tingkat keluarga.

Selain itu, meningkatkan daya tahan tubuh untuk menjaga imunitas dari serangan virus Corona. Yang juga perlu ditekankan, selalu bahagia karena akan memunculkan sikap optimistis.

Secara teori, kata Husnul, orang yang sudah terpapar virus tertentu, maka orang itu mempunyai kekebalan untuk menghadapi paparan virus yang sama. Namun hal itu juga tetap harus didukung daya tahan tubuh, imunitas tubuh,. sehingga yang orang tidak terpapar virus yang sama. Jika daya tubuh rendah, tetap saja kemungkinan terpapar virus yang sama akan terjadi.

Karena itulah, terhadap PDP positif Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh tersebut, tetap diberlakukan protokol Covid-19, yakni melakukan social distancing, termasuk di keluarga. Yang tidak kalah penting, menjaga daya tahan tubuh, imunitas, agar tidak terpapar lagi virus yang sama. Tubuh pasien yang sembuh harus tetap stabil.

Intinya, social distancing diberlakukan bagi semua orang, tidak saja pada pasien positif Covid-19 yang sudah sembuh, juga pada orang yang belum dinyatakan terpapar sehingga penyebaran virus tersebut dapat dicegah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top