Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Surabaya Sulap Kawasan Dolly jadi Pasar Burung

Penataan dilakukan Pemerintah Kota Surabaya di kawasan eks-lokalisasi Dolly. Kawasan yang sempat populer sebagai daerah "remang-remang" di Kota Surabaya itu disulap menjadi Pasar Burung dan Batu Akik.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Februari 2020  |  09:43 WIB
Bangunan Pasar Burung dan Batu Akik di eks bangunan Wisma Barbara Dolly, Kota Surabaya - Antara Jatim/Dinas Cipta Karya Surabaya
Bangunan Pasar Burung dan Batu Akik di eks bangunan Wisma Barbara Dolly, Kota Surabaya - Antara Jatim/Dinas Cipta Karya Surabaya

Bisnis.com, SURABAYA - Penataan dilakukan Pemerintah Kota Surabaya di kawasan eks-lokalisasi Dolly. Kawasan yang sempat populer sebagai daerah "remang-remang" di Kota Surabaya itu disulap menjadi Pasar Burung dan Batu Akik.

Fungsi baru itu dimaksudkan untuk meningkatkan ekonomi warga sekitar sekaligus mengubah pandangan negatif tentang Dolly.

Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya Iman Krestian di Surabaya, Jumat (14/2/2020), mengatakan Pasar Burung dan Batu Akik itu akan diresmikan dalam waktu dekat ini.

"Saat ini Dinas Koperasi Surabaya sedang melakukan penataan pedagangnya," ujar Iman.

Menurut Iman pembangunan gedung Pasar Burung dan Batu Akik Dolly membutuhkan waktu pengerjaan selama enam bulan, dikerjakan mulai 2019.

Sedangkan pembangunannya menggunakan anggaran APBD Surabaya sebesar Rp3,2 miliar, dengan struktur bangunan dua lantai. Adapun lantai satu digunakan untuk pedagang burung dengan jumlah 26 stan, sementara lantai dua untuk pedagang batu akik disediakan 11 stan.

"Lahan bangunan Pasar Burung dan Batu Akik Dolly sebelumnya merupakan eks-wisma Barbara. Seluruh pedagang nantinya adalah warga di sekitar Dolly, karena tujuannya memang untuk memberdayakan ekonomi warga eks-lokalisasi Dolly," kata Iman.

Iman menjelaskan Pasar Burung ini satu gedung dan nanti akan dibuatkan jembatan penghubung ke gedung satunya, yaitu eks-Wisma Barbara yang kini digunakan Disperindag kota Surabaya untuk produksi sepatu.

"Jembatan penghubung ini akan terkoneksi ke lantai dua gedung pasar burung dan batu akik, jadi lantai dua untuk sentra PKL dan tempat makanannya ada di gedung eks-Wisma Barbara,"kata Iman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolly

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top