Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tren Pasar Properti Surabaya Tahun Ini Diperkirakan Tumbuh 10 Persen

Pengembang properti Ciputra Group memperkirakan tren pasar properti di Surabaya dan sekitarnya tahun ini masih akan tampak sama dengan kondisi 2019 atau hanya mampu tumbuh sekitar 10 persen.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  19:23 WIB
Kota Surabaya - Wikipedia
Kota Surabaya - Wikipedia

Bisnis.com, SURABAYA - Pengembang properti Ciputra Group memperkirakan tren pasar properti di Surabaya dan sekitarnya tahun ini masih akan tampak sama dengan kondisi 2019 atau hanya mampu tumbuh sekitar 10 persen.

Senior Director PT Ciputra Development Tbk, Sutoto Yakobus mengatakan meski 2020 sudah tidak ada lagi agenda politik seperti 2019 yang cukup banyak berpengaruh terhadap sektor properti, tetapi pihaknya melihat tahun ini penjualan properti masih belum bergerak banyak.

"Saya sendiri masih belum tahu pasti dan masih belum kami pelajari banyak, karena ini baru awal tahun, tapi feeling saya tahun ini dibanding tahun lalu masih belum bergerak banyak, pertumbuhan paling 10%," jelasnya di sela-sela Pameran Foto My Flat World oleh Agung Krisprimandoyo, Senin (13/1/2020).

Namun begitu, lanjutnya, masih ada agenda politik pemilihan walikota di Surabaya yang diharapkan berpengaruh terhadap peningkatan daya beli masyarakat mengingat momen tersebut dipercaya banyak uang beredar dan mampu menggerakkan perekonomian.

Melihat perkiraan tren properti yang masih sama dengan 2019 atau yang cukup lesu, Ciputra Group tahun ini hanya akan menghabiskan sisa-sisa produk properti mulai perumahan Citraland, apartemen, office, dan soho di superblok Ciputra World Surabaya (CWS) maupun apartemen di Wiyung.

Selain itu, perseroan juga akan memulai pengembangan proyek baru yang sudah pernah dilaunching tahun lalu untuk direalisasikan tahun ini.

"Tahun ini proyek baru, tidak ada, tapi kami rutin membuat klaster-klaster dan tipe baru saja, karena masih ada proyek pengembangan kawasan perumahan di Driyorejo akan kita teruskan, lalu di Kedamean Gresik yang juga belum dimulai, tapi rencananya kita mulai kuartal II/2020," jelasnya.

Sutoto menambahkan, melihat kinerja penjualan 2019, sejumlah proyek baik rumah maupun apartemen di Surabaya pasarnya tidak terlalu buruk tetapi mampu mencapai target. Hanya beberapa proyek seperti Citra Harmoni di Sidoarjo yang tidak capai target akibat banyak pembatalan pembelian.

"Justru pada 2019 yang tampak bagus dan suprise sekali penjualannya adalah proyek kita di Semarang. Ketiga proyek kita yakni BSB Citraland City Semarang, Citragrand Tembalang dan CitraSun itu semuanya bagus penjualannya," imbuhnya.

Dia menambahkan tercapainya target penjualan di Semarang tersebut diperkirakan karena banyaknya pengembangan industri yang mulai masuk di Semarang, termasuk relokasi industri sehingga peminat hunian di Semarang pun meningkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar properti surabaya
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top