Kadin Jatim Beri Pelatihan & Pendampingan UMKM Sektor Agro

Kadin Jawa Timur bersama dengan PUM Netherlands Senior Expert bekerja sama memberikan pelatihan dan pendampingan kepada sedikitnya 100 pelaku UMKM asal Kota Batu dan Malang.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  20:51 WIB
Kadin Jatim Beri Pelatihan & Pendampingan UMKM Sektor Agro
Seorang pengepul buah memisahkan apel lokal jenis manalagi atau biasa disebut sebagai apel malang di Batu, Malang, Jawa Timur. - Antara/Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, SURABAYA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur bersama dengan PUM Netherlands Senior Expert bekerja sama memberikan pelatihan dan pendampingan kepada sedikitnya 100 pelaku UMKM asal Kota Batu dan Malang.

Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang Agrobisnis, Adik Dwi Putranto, mengatakan pendampingan dan pelatihan UMKM ini merupakan komitmen Kadin untuk ikut berpartisipasi dalam mendorong UMKM yang selama ini menjadi penopang ekonomi Jatim.

"Pelatihan tersebut hanya stimulasi yang akan dilanjutkan ke pendampingan secara intensif selama 2 minggu. Mereka nantinya dikelompokkan berdasarkan skala, kota, dan sektor yang digeluti," ungkapnya melalui siaran pers pada Senin (14/10/2019).

Dia mengemukakan UMKM yang mendapatkan pendampingan harus memiliki usia usaha minimal 2 tahun dan memiliki tenaga kerja serta memiliki visi dan misi. "Syarat ini diperlukan karena kami hanya ingin memberikan pendampingan kepada UMKM yang mau maju dan serius."

Adik menambahkan pelatihan yang diberikan kepada UMKM akhir pekan lalu itu mengambil tema sharing dan klinik bisnis, pengolahan produk makanan dan minuman bersama ahli pengolahan produk agro Belanda.

Representatif PUM Netherlands Senior Experts wilayah Jatim, Tarsini, menambahkan selain memberikan pelatihan pada UMKM, pihaknya juga memberikan pelatihan pengembangan bisnis on farm pada petani apel di Batu karena potensi di wilayah tersebut sangat besar.

"Potensinya di Jatim sangat besar, untuk itu kami ingin ikut ambil bagian dalam meningkatkan off farm atau pengolahan pasca panen,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
agribisnis, malang

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup