Petrokimia Bakal Kembangkan Toko Rakyat Gresik

Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ Baznas) PT Petrokimia Gresik (PG) akan mengembangkan Toko Rakyat Gresik (Torasik).
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 23 September 2019  |  21:16 WIB
Petrokimia Bakal Kembangkan Toko Rakyat Gresik
Ilustrasi. - Antara/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, SURABAYA – Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ Baznas) PT Petrokimia Gresik (PG) akan mengembangkan Toko Rakyat Gresik (Torasik) melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan.

Ketua UPZ Baznas PG, Yusuf Wibisono mengatakan program tersebut merupakan kerja sama UPZ Baznas dengan perusahaan start up digital KO-IN (Toko Indonesia) di Kantor KO-IN melalui Memorandum of Understanding (MoU) 23 Septembee 2019.

"Program ini nantinya akan membantu masyarakat sekitar perusahaan membangun warung atau toko kelontong online, karena warung banyak yang tidak berkembang bahkan mati, kalah bersaing dengan kehadiran ritel modern," katanya dalam rilis, Senin (23/9/2019).

Dia menjelaskan KO-IN adalah perusahaan start up digital yang memiliki concern terhadap peningkatan taraf ekonomi mikro, untuk membantu masyarakat sekitar perusahaan mendirikan Torasik yang didesain secara modern berbasis digital.

Torasik menawarkan kemudahan bagi customer dalam berbelanja sekaligus menyediakan barang dengan harga kompetitif dan diharapkan dapat mengembalikan kejayaan toko kelontong sebagai pusat/sentra jual-beli kebutuhan masyarakat.

"Program ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar perusahaan, sekaligus memberikan edukasi terkait digitalisasi bisnis sehingga menumbuhkan jiwa wirausaha bagi berbagai komunitas sekitar perusahaan," ujar Yusuf Wibisono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan (Sekper) PG.

Adapun mitra PG akan mendapatkan bantuan modal usaha, sedangkan KO-IN akan mendampingi mitra dalam hal Promedsos (Promosi, Edukasi dan Sosialisasi), memberikan produk dengan harga ekonomis, serta menyiapkan teknologi untuk Torasik.

"Selama September - Oktober ditargetkan ada 40 mitra bisa membangun Torasik," imbuhnya.

Program ini melibatkan desa/kelurahan sekitar perusahaan, karang taruna, komunitas PKK, pelaku UMKM dan bisnis mikro (Warung Kelontong), serta mustahik yang menjadi syarat penerima bantuan dari UPZ Baznas PG.

"Torasik ini juga sebagai upaya kami untuk membantu pemerintah dalam menyiapkan lapangan pekerjaan, yang selama ini serapan tenaga kerja tidak sebanding dengan bonus demografi," imbuh Yusuf.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
petrokimia

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup