Juli 2019, Kunjungan Wisman Ke Jatim Naik 8,61%

Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur pada Juli 2019 mengalami peningkatan 8,61% yang diperkirakan karena sebagian wisatawan datang untuk menikmati liburan musim panas.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 03 September 2019  |  20:37 WIB
Juli 2019, Kunjungan Wisman Ke Jatim Naik 8,61%
Wisatawan mancanegara turun dari kapal pesiar MS Maasdam yang bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur - ANTARA/Didik Suhartono

Bisnis.com, SURABAYA – Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur pada Juli 2019 mengalami peningkatan 8,61% yang diperkirakan karena sebagian wisatawan datang untuk menikmati liburan musim panas.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Teguh Pramono mengatakan  jika melihat pergerakan waktu yakni setiap Juni ke Juli mengalami tren peningkatan.

Menurutnya, pada Juli – September merupakan musim panas sehingga wisatawan berburu panas di Indonesia.

“Ini juga terlihat dari peningkatan kunjungan wisman yang kebanyakan berasal dari negara 4 musim seperti Amerika Serikat, Korea Selatan dan sebagian dari China,” katanya, Selasa (3/9/2019).

Selain itu, menurutnya, kunjungan wisman ke Jatim melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya ini bukan hanya untuk leasure tetapi juga untuk keperluan obeservasi dan bisnis mengingat potensi Surabaya yang merupakan kota bisnis dan cukup unggul dalam segmen meeting, insetif, convention dan exhibition (MICE).

“Potensi MICE sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh pemerintah maupun koordinator acara pameran atau konferensi supaya menggelar acara di Surabaya,  Malang atau Banyuwangi,” katanya.

Berdasarkan data BPS Jatim, jumlah kunjungan wisman pada Juli 2019 tercatat mencapai 25.143 kunjungan naik dibandingkan Juni yang hanya 23.150 kunjungan.

Wisman terbanyak dari kunjungan tersebut berasal dari Malaysia yang berkontribusi 25%, disusul China 12,15%, Singapura 8,69%, Thailand 5,92%, Taiwan 4,81% dan AS 3,94%.

Peningkatan kunjungan tertinggi yakni wisman dari Thailand naik 211% (m to m), disusul Filipina naik 135%, China naik 83,09%, India naik 80,37%, Korea Selatan dan AS naik 57%, dan Taiwan naik 52,39%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jatim, wisman

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top