Polda Jatim Antisipasi Konflik Sosial Pilkades Serentak

Polda Jawa Timur mengantisipasi kemungkinan terjadi konflik antarpendukung calon kepala desa, pada pelaksanaan pemilihan kepada desa serentak 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  01:15 WIB
Polda Jatim Antisipasi Konflik Sosial Pilkades Serentak
Ilustrasi pemilihan pilkades sistem elektronik.

Bisnis.com, PAMEKASAN – Polda Jawa Timur mengantisipasi kemungkinan terjadi konflik antarpendukung calon kepala desa, pada pelaksanaan pemilihan kepada desa serentak 2019, dengan memanggil masing-masing organisasi perangkat daerah se-Jawa Timur.

"Hal ini dimaksudkan sebagai langkah antisipatif, agar pelaksanaan pilkades serentak berjalan sesuai harapan. Oleh karena itu, semua pimpinan OPD yang menjadi penanggung jawab pelaksanaan pilkades dipanggil ke Polda Jatim untuk mengikuti arahan dari Polda Jatim hari ini," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Pemkab Pamekasan Faisol melalui telepon, Kamis (15/8/2019).

Faisol merupakan satu dari perwakilan 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur yang mengikuti rapat koordinasi persiapan pelaksanaan pilkades serentak 2019.

Selain dari unsur pemkab/pemkot se-Jawa Timur, Polda juga mengundang dari perwakilan pihak keamanan yakni dari masing-masing polres jajaran se-Jawa Timur.

Faisol menjelaskan, pelaksanaan pilkades serentak ini menjadi perhatian Polda Jatim, karena nuansa politik saat pelaksanaan pilkades sangat tinggi. Hal ini disebabkan para calon dan pendukung calon bersentuhan secara langsung di masyarakat.

"Oleh karena itu, petugas keamanan memberikan perhatian khusus, agar pelaksanaan pilkades serentak tahun ini bisa berlangsung sesuai harapan," katanya, menjelaskan.

Sementara itu, di Kabupaten Pamekasan, jumlah desa yang akan menggelar pilkades serentak 2019 sebanyak 93 desa, tersebar di 13 kecamatan di wilayah itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jawa timur

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top