UB Menerima 5.615 Mahasiswa Jalur SBMPTN 2019

Sebanyak 5.615 siswa diterima menjadi mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  20:49 WIB
UB Menerima 5.615 Mahasiswa Jalur SBMPTN 2019
Universitas Brawijaya. - universitas brawijaya

Bisnis.com, MALANG – Sebanyak 5.615 siswa diterima menjadi mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Aulanni'am, mengatakan jumlah tersebut terbagi kedalam 75 prodi S1,termasuk lima prodi Program Studo Di luar Kampus (PDKU) di UB Kediri.

Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian UB menduduki posisi dua besar prodi saintek dengan peminat 2.202 orang. Di kelompok Soshum, prodi Ilmu Hukum berada di peringkat dua peminat terbanyak dengan jumlah 2.584 orang.

“Tahun ini, UB juga mencatatkan nilai rerata tertinggi peringkat sembilan kelompok Soshum dengan angka 613,36., sedangkan untuk bidik misi sebanyak 827 diterima melalui jalur SBMPTN,” ujarnya Rabu (10/7/2019).

Dengan jumlah Bidik Misi sebanyak 827 pada jalur SBMPTN dan 532 pada jalur SNMPTN, maka UB sudah memenuhi target Bidik Misi yang ditetapkan pemerintah sebanyak 10% dari jumlah kuota Maba yang diterima.

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) baru saja mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2019 pada Selasa (9/7/2019).
Peserta yang mengikuti SBMPTN se Indonesia sejumlah 714.652 peserta. Peminat di Universitas Brawijaya terbanyak di Indonesia mencapai 55.871 disusul Universitas Padjadjaran.

UB menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur yaitu, SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri. Kuota yang ditetapkan masing-masing adalah 30 persen untuk jalur SNMPTN, 40 persen untuk SBMPTN, dan 30 persen untuk seleksi mandiri.

Banyaknya peminat UB dikatakan Aul salah satunya dipengaruhi oleh banyak program studi yang ditawarkan mulai dari teknik, pertanian, kedokteran hingga agroekoteknologi.

“Dari akreditasi-akreditasi yang dipilih lima puluh persen telah terakreditasi A,” katanya.

Kepala Sub Bagian Kearsipan dan Humas Universitas Brawijaya, Kotok Guritno mengatakan untuk jalur mandiri ditutup Kamis (11/7/2019), namun pembayaran terakhir pada Rabu (10/7/2019).

“Tes dilaksanakan pada 15 Juli dan pengumaman pada 20 Juli 2019,” katanya.(k24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sbmptn

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top