Pesawat Garuda Surabaya-Jember Tak Beroperasi karena Permintaan Rendah

Garuda tidak beroperasi sejak 9 Maret hingga 30 Maret 2019 karena 'low demand' atau permintaan yang rendah.
Newswire | 11 Maret 2019 20:18 WIB
Penumpang berjalan menuju pesawat di Bandara Notohadinegoro, Ajung, Jember, Jawa Timur. - ANTARA/Seno

Bisnis.com, JEMBER – Pesawat Garuda Indonesia dengan rute Surabaya-Jember atau sebaliknya tidak beroperasi sementara di Bandara Notohadinegoro Jember, Jawa Timur karena sepinya penumpang yang menggunakan jasa penerbangan di wilayah setempat.

"Memang benar Garuda tidak beroperasi sejak 9 Maret hingga 30 Maret 2019 karena 'low demand' atau permintaan yang rendah," kata Manajer Garuda Indonesia Area Jember Joko Heru Satria di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (11/3/2019).

Ia mengatakan bulan Januari hingga April merupakan low session penerbangan, sehingga jumlah penumpang Garuda Indonesia juga sepi selama beberapa bulan tersebut.

"Sepi penumpang itu rata-rata 30 persen dari jumlah 70 kursi yang tersedia di Garuda, sehingga pihak manajemen memutuskan untuk tidak beroperasi hingga akhir Maret 2019," katanya.

Menurutnya pihak Garuda Indonesia juga sudah menyampaikan kepada para calon penumpang tentang tidak beroperasinya Garuda rute Surabaya-Jember karena beberapa faktor tersebut.

"Semua sistem di Garuda sudah dalam jaringan (online) dan penumpang juga bisa mengetahui hal tersebut melalui call center Garuda," katanya.

Ia mengatakan beberapa pekan lalu okupansi penumpang Garuda Indonesia hanya berkisar 50-60 persen dari jumlah kursi yang tersedia sebanyak 70 kursi.

"Jumlah tersebut masih di bawah rata-rata ideal keterisian penumpang yang seharusnya diatas 60 persen yakni minimal 45 kursi yang terisi untuk setiap kali penerbangan," katanya.

Tidak beroperasinya maskapai Garuda menyebabkan rombongan Menteri Sosial sebanyak 18 orang harus mengalihkan penerbangan menggunakan Wings Air dari Surabaya menuju Jember dan melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Lumajang.

Maskapai Garuda Indonesia mengurangi frekuensi penerbangan rute Jember-Surabaya (PP) dari setiap hari menjadi empat hari dalam sepekan di Bandara Notohadinegoro Kabupaten Jember sejak Januari 2019.

Penerbangan Garuda rute Jember-Surabaya (JBB-SUB) di Bandara Notohadinegoro Jember hanya beroperasi pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, namun tidak beroperasi sementara sejak awal Maret hingga akhir Maret 2019 karena sepinya penumpang.

Sementara Kepala Bandara Notohadinegoro Jember Edy Purnomo mengatakan maskapai Garuda Indonesia tidak beroperasi sementara hingga 30 Maret 2019 karena sepinya penumpang yang menggunakan jasa penerbangan Garuda, namun maskapai Wings Air tetap beroperasi melayani penumpang dari Jember menuju Surabaya atau sebaliknya.

"Hari ini jumlah penumpang Wings Air di Bandara Notohadinegoro Jember yang berangkat ke Surabaya sebanyak 45 orang, sedangkan yang datang sebanyak 40 orang," katanya.

Sumber : Antara

Tag : garuda indonesia, jember
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top