DPRD Jateng : Revitalisasi Pasar Tradisional Jangan Tinggalkan Kekhasannya

DPRD Provinsi Jawa Tengah mendorong revitalisasi pasar tradisional di sejumlah daerah tidak meninggalkan Kekhasan masing-masing pasar.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 11 Februari 2019  |  17:03 WIB
DPRD Jateng : Revitalisasi Pasar Tradisional Jangan Tinggalkan Kekhasannya
Ilustrasi kegiatan di pasar tradisional - Antara

Bisnis.com, SEMARANG- DPRD Provinsi Jawa Tengah mendorong revitalisasi pasar tradisional di sejumlah daerah tidak meninggalkan Kekhasan masing-masing pasar. 

Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman mengatakan, saat merevitalisasi pasar sebisa mungkin agar bisa mempertahankan kekhasan nya, karena tiap pasar memiliki keunikan masing-masing.

Menurutnya, revitalisasi bukan mengubah bentuk pasar melainkan menambah sisi kenyamanan dan mengembalikan fungsi pasar itu sendiri.

"Pasar tradisional menyisakan romantika yang tidak bisa terbayarkan. Hanya saja dilema saat ini pasar terlihat kumuh, kotor, jorok, orang kerap enggan berbelanja hanya karena masalah itu. Perlu ada revitalisasi pasar," kata Sukirman dalam keterangan resminya Senin (11/2/2019).

Dia mengatakan, peran pemerintah daerah sangatlah sentral dalam merevitalisasi pasar tradisional. Perlu ada political will yang diambil oleh kepala daerah. Dengan demikian penguatan sektor perekonomian menjadi terwujud.

"Pasar tempat berkumpul semua golongan masyarakat. Dinamika ini jarang ada pada pasar modern. Sangat disayangkan kalau kepala daerah enggan merevitalisasi pasar tradisionalnya. Padahal itulah pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pasar Tradisional, dprd jateng

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup