BI Kediri Dorong Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kediri mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, lewat kegiatan Road to Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF).
Choirul Anam | 03 Desember 2018 12:03 WIB
Kepala KPw BI Kediri Djoko Raharto (dua dari kiri) bersama dengan Ketua Lembaga Perekonomian NU Kab. Blitar (kiriO) dan Pemerhati Ekonomi Islam Masyarakat Ekonomi Islam Kediri, Ahmad Subakir (dua dari kanan) pada talk show Road to ISEF 2018 Kediri di Kediri, Minggu (2/12/2018) - Istimewa

Bisnis.com, MALANG—Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kediri mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, lewat kegiatan Road to Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF).

Kepala KPw BI Kediri Djoko Raharto mengungkapkan penyelenggaraan Road to ISEF 2018  bertujuan untuk mempublikasikan kegiatan ISEF tahun 2018 yang berlangsung 11-15 Desember kepada masyarakat di daerah, dan mendorong semangat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah melalui berbagai kegiatan.

“Kegiatan Road to ISEF yang dilaksanakan oleh KPwBI Kediri, Minggu (2/12/2018) a.ln meliputi talk show, workshop dan pelatihan, serta Pameran UMKM se-Kediri Raya,” katanya dalam keterangan  resminya, Senin (3/12/2018).

 Materi talk show, yakni Tantangan dan Perkembangan Ekonomi Syariah ke Depan; serta Perkembangan Produk UMKM Berbasis Syariah.

Sedangkan untuk workshop dan pelatihan bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur untuk mengupas tuntas tentang pemanfaatan pohon pisang sebagai bahan baku makanan olahan. Kegiatan Road to ISEF juga dimeriahkan  kegiatan pameran UMKM se-Kediri Raya dan hiburan.

Melalui kegiatan road to ISEF diharapkan masyarakat juga dapat menerima informasi dan tertarik untuk mengikuti perkembangan kegiatan ISEF bahkan menghadiri setiap rangkaian kegiatan ISEF yang akan digelar pada tanggal 11 – 15 Desember 2018 di Grand City, Surabaya.

Sebagai informasi bahwa tema ISEF tahun ini adalah “Strengthening National Economic Growth: The Creation of Halal Value Chains and Innovative Vehicles”.

Gelaran ISEF tahun ini bertujuan untuk mendorong program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah termasuk sektor keuangan sosial, peningkatan keuangan inklusif, serta penguatan literasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah.

Terdapat beberapa kegiatan showcase/launching, yakni Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia [SANTRI], IKRA Indonesia [Industri Kreatif Indonesia], Virtual Market Pesantren, Model-model Instrumen Keuangan Syariah di Indonesia, Cash Waqf Linked Sukuk – Cash Waqf Linked Corporation, Sukuk Untuk Pembiayaan Infrastruktur, International Center of Awqaf Studies (ICAST), Buku Ekonomi Islam, dan Desa Berdikari.

Kegiatan seminar internasional, yakni International Finance Services Board Forum, International Call for Paper, International Working Group of Zakat Authority, International Working Group of Waqf Authority, dan ceramah umum.

Kegiatan workshop/talkshow, yakni Model-model Pemberdayaan Usaha Pesantren, Pengembangan Kurikulum Prodi Ekonomi Syariah, Sertifikasi Halal, Halal Living, Entrepreneur Muda, Bisnis Halal Fashion, Prospek Bisnis Wisata Halal, Young and Innovative Entrepreneur, Sukses Bisnis di Jaman Now, Pesantren Go Global, Sharing Entrepreneur Syariah, dan Demo Masak.

Tag : ISEF
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top