Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tiga Pasar di Situbondo Terapkan Retribusi Elektronik

Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, memberlakukan pembayaran retribusi elektronik (e-Retribusi) bagi pedagang di tiga pasar yang sudah SNI (Standar Nasional Indonesia) di wilayah itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 November 2018  |  15:13 WIB
Pedagang pasar Jongke Laweyan, Solo membayar retribusi melalui kios E-Retribusi Bank Jateng di pintu masuk pasar, Rabu (31/10). Penerapan E-Retribusi tersebut memudahkan para pedagang dalam membayar retribusi pasar dengan cara aman dan nyaman. - JIBI/Sunaryo Haryo Bayu
Pedagang pasar Jongke Laweyan, Solo membayar retribusi melalui kios E-Retribusi Bank Jateng di pintu masuk pasar, Rabu (31/10). Penerapan E-Retribusi tersebut memudahkan para pedagang dalam membayar retribusi pasar dengan cara aman dan nyaman. - JIBI/Sunaryo Haryo Bayu

Bisnis.com, SITUBONDO — Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, memberlakukan pembayaran retribusi elektronik (e-Retribusi) bagi pedagang di tiga pasar yang sudah SNI (Standar Nasional Indonesia) di wilayah itu.

"Untuk sementara dari 18 pasar yang tersebar di 17 kecamatan, baru ada tiga pasar yang kami berlakukan pembayaran restribusi elektronik bagi pemilik lapak di masing-masing pasar," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Situbondo, Tutik Margiyanti, di Situbondo, Kamis (8/11/2018).

Ia menjelaskan pembayaran retribusi elektronik mewajibkan pelapak memiliki rekening tabungan di salah satu bank yang telah bekerja sama dengan pemkab setempat, karena rekening tabungan pelapak nantinya secara otomatis akan terpotong (autodebet).

Tiga pasar yang telah diberlakukan pembayaran retribusi elektronik itu, katanya, di Pasar Kecamatan Mangaran, Pasar Kecamatan Kapongan, dan Pasar Curah Kalak, Kecamatan Jangkar.

"Sebelum pelapak membuat rekening tabungan, terlebih dulu dilakukan pendataan oleh petugas kami berikut jumlah retribusi yang harus dipotong secara autodebet di masing-masing tabungan pedagang," ujarnya.

Menurut Tutik, pemberlakuan pembayaran retribusi elektronik pedagang di pasar dengan bekerja sama dengan Bank Jatim, akan dilakukan secara bertahap karena sebelum e-retribusi diberlakukan, pasar harus dilakukan pembenahan atau revitalisasi menjadi pasar ber-SNI.

"Saat ini tiga pasar yang sudah diberlakukan pembayaran retribusi elektronik, melalui pemotongan langsung di tabungan dan tidak menggunakan 'gesek' atau menggunakan ATM, karena pedagang masih keberatan membayar administrasi kartu ATM setiap bulannya," paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

retribusi

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top