Proyek Gas Jambaran Tiung Biru Capai 91 Persen, Begini Kata Moeldoko

Proyek pengembangan Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) Pertamina EP Cepu (PEPC) hingga kini telah rampung 91 persen dan siap memasok kebutuhan.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) dan Direktur Utama Pertamina EP Cepu, Endro Hartanto (kanan) saat meninjau lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB) Pertamina EP Cepu (PEPC) di Bojonegoro, Jumat (4/8/2023)./Bisnis - Peni Widarti
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) dan Direktur Utama Pertamina EP Cepu, Endro Hartanto (kanan) saat meninjau lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB) Pertamina EP Cepu (PEPC) di Bojonegoro, Jumat (4/8/2023)./Bisnis - Peni Widarti

Bisnis.com, BOJONEGORO - Proyek pengembangan Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) Pertamina EP Cepu (PEPC) hingga kini telah rampung 91 persen dan siap memasok kebutuhan gas industri maupun masyarakat umum.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko memastikan Kantor Staf Presiden akan terus mendukung dan mengawal kelancaran proyek JTB PEPC ini karena pemanfaatan gas JTB sebagai energi bersih sejalan dengan kebijakan kemandirian energi tiap wilayah yang akan berkontribusi positif pada kemandirian energi nasional.

“Pemenuhan kebutuhan gas secara signifikan berkontribusi mendukung stabilitas nasional. Karya besar ini sungguh berarti bagi masyarakat Indonesia, apalagi saat ini dunia menghadapi krisis energi,” kata Moeldoko di sela - sela kunjungan kerja ke proyek JTB PEPC, di Bojonegoro, Jum’at (4/8/2023).

Menurut Moeldoko pengelolaan proyek pengembangan Lapangan Gas JTB ini tidak hanya berfokus pada utilisasi sumber daya alam, tetapi juga turut mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pemberian bantuan dan pendampingan kewirausahaan. 

Di samping itu, lanjutnya, proyek pengembangan lapangan gas ini juga memberikan kesempatan besar bagi masyarakat setempat untuk bekerja di JTB PEPC.

"Ada seratus lebih anak muda lokal Bojonegoro yang dididik, dilatih, dan direkrut menjadi pekerja di sini. Ini sangat luar biasa. KSP akan membantu dan mengawal sepenuhnya proyek gas ini,"  imbuhnya.

Panglima TNI 2013 - 2015 ini menambahkan, keberadaan lapangan gas si Bojonegoro ini diharapkan dapat menarik minat investasi industri di Jawa Timur yang memiliki potensi besar, salah satunya kawasan industri di Gresik.

"Ditambah lagi hadirnya smelter PT Freeport Indonesia di JIIPE Gresik nanti akan datang perusahaan-perusahaan yang datang ke Gresik, mendekatkan produksi mereka dengan lebih efisien," imbuhnya.

Direktur Utama Pertamina EP Cepu, Endro Hartanto mengatakan proyek pengembangan Lapangan Gas JBT yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini memiliki kapasitas produksi gas hingga 192 juta standar kaki kubik gas (MMSCFD).

"Namun karena keterbatasan market yang belum dapat menyerap sepenuhnya, jadi produksi gas kita sekitar 140 MMSCFD kalau di weekday, dan 110 MMSCFD di weekend," katanya.

Dia mengatakan, saat ini alokasi gas dari lapangan JTB diserap oleh Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (PGN), perusahaan pupuk PT Petrokimia Gresik, dan PT PLN (Persero). Rencananya, gas dari lapangan JTB juga akan diserap oleh pabrik methanol di Bojonegoro.

“Kami sebagai penghasil gas berharap perusahaan yang melakukan penjualan bisa mengoptimalkan market lebih banyak,” katanya.

Endro menambahkan, meski progres proyek JTB sudah 90an persen lebih, tetapi kurang 9 persen tidak berdampak langsung pada operasional karena hanya sarana dan prasarana yang paralel dikerjakan sejalan dengan produksi yang sudah dihasilkan.

“Kami juga membutuhkan dukungan KSP untuk bersama dengan pemda dan stakeholder di sini, agar bagaimana kehadiran proyek ini memberi manfaat bagi masyarakat daerah,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper