Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kota Malang Deflasi 0,11 Persen pada Oktober

Komoditas memberikan andil/sumbangan deflasi yoy, a.l mangga, pisang, bayam, ikan mujair, daging ayam ras, jagung manis, tomat, bawang putih, kol putih, kelapa.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 01 November 2022  |  18:56 WIB
Kota Malang Deflasi 0,11 Persen pada Oktober
Pedagang menata barang dagangannya. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, MALANG — Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,11 persen yang dipicu, a.l, turunnya harga cabai rawit.

Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan pada Oktober tingkat inflasi mtm sebesar -0,11 persen atau terjadi deflasi 0,11 persen dan tingkat inflasi ytd (year to date) sebesar 5,72 persen, serta inflasi tahunan sebesar 6,76 persen.

“Komoditas yang memberikan andil deflasi pada Oktober, a.l, cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras, angkutan udara, cabai merah, mangga, tarif kendaraan roda empat online, emas perhiasan, bawang merah, tomat, ayam hidup,” katanya di Malang, Selasa (1/11/2022).

Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi mtm (month to month) pada Oktober 2022, a.l, bensin, minyak goreng, mie, tahu mentah, tarif kendaraan roda dua online, sate, upah asisten rumah tangga, beras, tarif kendaraan travel, jeruk, pizza, sosis, sayur olahan, susu bubuk, rokok kretek filter solar, pisang, dan semen.

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi yoy (year on year) pada Oktober 2022, a.l bensin, angkutan udara, mobil, kue kering berminyak, sabun detergen bubuk/cair, beras, rokok kretek filter, dan minyak goreng.

Juga, sekolah menengah atas, kontrak rumah, air kemasan, akademi/perguruan tinggi, telur ayam ras, cabai rawit, daging sapi, solar, sampo, nasi dengan lauk, mie, tahu mentah, sabun mandi cari, bawang merah, ayam hidup, the siap saji, sabun mandi, pengharum cucian/pelembut, tarif kendaraan roda 4 online, susu bubuk, upah asisten rumah tangga, tempe, tissue, pembersih lantai, buah naga, keripik, pasta gigi, angkutan dalam kota, soto, dan lain-lain.

Sedangkan komoditas memberikan andil/sumbangan deflasi yoy, a.l mangga, pisang, bayam, ikan mujair, daging ayam ras, jagung manis, tomat, bawang putih, kol putih, kelapa, dan biaya administrasi transfer uang.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, menilai deflasi pada Oktober menepis kekhawatiran melonjaknya komoditas pangan akibat kenaikan BBM. Kerja keras pemerintah di dalam stabilisasi harga ini, layak untuk diapresiasi.

Kerja keras ini, kata dia, harus berkelanjutan mengingat musim hujan sudah datang diproyeksikan dapat mengganggu produksi dan distribusi komoditas pangan karena ancaman hama dan bencana alam pada musim penghujan.

Oleh karena itu, dia mengingatkan, koordinasi manajemen stok pangan antardaerah perlu diperkuat dan didukung dengan analisa sistem informasi di Sistem Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok di Jatim untuk memantau pergerakan harga komoditas bahan pokok.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi deflasi malang jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top