Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kya-Kya Kembang Jepun Bakal Ditata Lebih Detail

Detil-detil seperti papan nama toko itu semakin membuat kawasan ini kental dengan pecinan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 September 2022  |  12:21 WIB
Kya-Kya Kembang Jepun Bakal Ditata Lebih Detail
Sejumlah pengguna jalan melintas di bawah lampu-lampu lampion yang terpasang di Jalan Kembang Jepun, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/9/2022). Pemkot Surabaya melakukan sejumlah penataan seperti pemasangan lampion, pengecatan bangunan, pengecatan tiang lampu dan lain sebagainya di kawasan itu dan sekitarnya untuk membangkitkan kembali destinasi Wisata Pecinan Kya-Kya. - Antara/Didik Suhartono.
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA - Kawasan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun, Kota Surabaya, Jawa Timur, mulai dicat nuansa pecinan dengan perpaduan warna merah tua dan kuning emas.

"Selain itu ada juga perpaduan warna hijau dan hitam. Jadi nanti setiap nama toko yang ada di Kya-kya akan dibuatkan dari papan," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Minggu (25/9/2022).

Cak Eri, panggilan lekatnya, menjelaskan detil-detil seperti papan nama toko itu semakin membuat kawasan ini kental dengan pecinan. Saat ini, Pemkot sedang berkoordinasi dengan pemilik toko yang ada di kawasan Kembang Jepun.

"Kalau sudah dikatakan kawasan ini sebagai kampung pecinan, ya, ayo dijadikan kampung pecinan betul. Ketika tempat ini dijadikan wisata atau pusat kuliner khas pecinan itu (Kota Surabaya) akan semakin menarik," ujar Cak Eri.

Menurut Cak Eri, Pemerintah Kota Surabaya juga menerima program corporate social responsibility (CSR) Colouring Live Nippon Paint, untuk pengembangan kawasan Kya-Kya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya Pariwisata jatim

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top