Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pikap Kecelakaan di Bondowoso, Lima Orang Meninggal

Polisi kini tengah memilah-milah status korban dengan menunggu informasi dokter.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Maret 2022  |  09:29 WIB
Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menjenguk korban kecelakaan di RS Bhayangkara. Senin (21/3/2022) malam. - Antara/Humas Polres Bondowoso.
Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menjenguk korban kecelakaan di RS Bhayangkara. Senin (21/3/2022) malam. - Antara/Humas Polres Bondowoso.

Bisnis.com, BONDOWOSO - Kecelakaan tunggal mobil pikap di jalan Desa Gunung Anyar, Kecamatan Tapen, Bondowoso, Jawa Timur, Senin (21/3) sore, mengakibatkan lima orang penumpang tewas dan puluhan korban lainnya mengalami luka-luka.

Insiden kecelakaan tunggal mobil pikap Grand Max nopol P 8347 A yang mengangkut 27 orang penumpang buruh tani kentang di Kebun Watu Capil, Desa/ Kecamatan Ijen, bermula perjalanan pulang ke Kecamatan Taman Krocok. Setiba di lokasi kejadian kendaraan bak terbuka itu mengalami oleng dan hilang kendali dan terguling dengan posisi terbalik, sehingga sejumlah penumpang tertimpa kendaraan.

"Di lokasi kejadian meninggal satu orang. Untuk saat ini sudah lima orang yang meninggal dunia, korban lain sudah mendapatkan pertolongan baik itu RS Bhayangkara, maupun RSUD dr. Koesnadi," kata Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko usai menjenguk korban kecelakaan di RS Bhayangkara Bondowoso, Senin (21/3/2022) malam.

Kapolres menjenguk korban kecelakaan yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan kondisi korban. Karena, lanjut dia, dari total 27 korban, sudah ada lima orang yang meninggal dunia.

Ia menjelaskan, polisi kini tengah memilah-milah status korban dengan menunggu informasi dokter, apakah termasuk status luka berat atau bisa kembali ke rumahnya masing-masing.

"Korban meninggal dunia masih akan dilakukan autopsi, dan setelah itu barulah akan dipulangkan ke rumah duka masing-masing. Pengemudi masih dilakukan perawatan di RSUD Koesnadi," ujar Kapolres Wimboko.

Sementara penyebab kecelakaan tunggal mobil pikap yang mengangkut 27 penumpang buruh tani itu, diduga kelebihan muatan, sehingga pikap terguling.

"Hal itu perlu penyelidikan lebih lanjut, tapi yang sudah jelas-jelas ada faktanya yakni kelebihan muatan dari mobil tersebut," kata Kapolres.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan jatim bondowoso

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top