Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cegah Persebaran Omicron, Ini Langkah Pemkot Malang

Masyarakat untuk tetap waspada dan terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 24 Januari 2022  |  22:39 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto; dan Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letkol Arm. Ferdinan Primadhona, sesuai Apel Gelar Pasukan Pamor Keris (Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan di Masyarakat)  Wilayah Kota Malang, Senin (24/1/2022). - Istimewa
Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto; dan Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letkol Arm. Ferdinan Primadhona, sesuai Apel Gelar Pasukan Pamor Keris (Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan di Masyarakat) Wilayah Kota Malang, Senin (24/1/2022). - Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Pemkot Malang menggalakkan patroli penegakan prokes untuk mencegah persebaran varian Covid-19 yang baru, Omicron, karena persebarannya cepat, dengan menggandeng Forkopimda Plus.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan Pemerintah Kota Malang bersinergi dengan Forkopimda Kota Malang akan melakukan berbagai upaya pengendalian virus Covid-19 agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan lancar. Varian Omicron yang memiliki daya penularan lebih kuat dibanding dengan varian delta, harus disikapi bersama dengan cermat.

“Kami bergandeng dengan Forkopimda. Ini hadir juga Forkopimda plus, Brimob masuk, Dandenpom juga. Sudah menjadi satu kesatuan untuk saling mengingatkan diantara kita semua,” katanya seusai memimpin Apel Gelar Pasukan Pamor Keris (Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan di Masyarakat) Wilayah Kota Malang, Senin (24/1/2022).

Dia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. “Ini mengulang memori kita, pada saudara-saudara kita bagaimana himpitan pada Juni hingga di akhir Desember lalu, saat gelombang varian delta yang luar biasa itu. Jangan sampai itu terjadi lagi. Karena itulah, protokol kesehatan harus dikuatkan,” ujarnya.

Peringatan itu diberikan karena Omicron sudah masuk Kota Malang. Bentuk kewaspadaan masyarakat menghadapi Omicron, yakni memperkuat PPKM Mikro. Warga harus memantau mobilitas masyarakat karena salah satu faktor penularan varian Omicron di Kota Malang karena disebabkan peningkatan mobilitas masyarakat.

“Memang banyak mobilitas orang dari luar (daerah), perjalanan dari Ibu Kota atau dari provinsi lain yang itu membawa penyebaran cukup signifikan,” katanya.

Kegiatan tracing, telah dilakukan untuk memantau mobilitas masyarakat tersebut. “Itu kami tracing. Alhamdulillah sudah mulai bisa kami kendalikan. Tinggal bagaimana nanti ke depannya kita benar-benar hati-hati. Mobilitas orang bukan kita batasi, bukan kita sekat, tapi kita pantau dengan baik,” ujarnya.

Dia akan melibatkan berbagai pihak guna melakukan pemantauan mobilitas masyarakat. “Bagaimana protokol kesehatan dikuatkan, PPKM mikro yang kita mulai dengan Forkopimda, dan melibatkan RT/RW. Nanti kita rakor bersama Camat, Kapolsek, Danramil, dengan jajaran nanti ke bawah untuk melakukan pengetatan-pengetatan itu. Juga data, kita minta memang harus real dan valid, sehingga apa yang dilakukan terpantau. Selain itu testing kita kuatkan,” ujarnya.

Tim Patroli bermotor bentukan Polri ini melibatkan jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dengan target sasaran melaksanakan patroli bersama dalam rangka penegakan protokol kesehatan dan cipta kondisi aman dan tertib di masyarakat. (K24)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malang omicron
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top