Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kronologi Ledakan Bom di Pasuruan, 2 Orang Tewas

Sebuah rumah milik warga di Pasuruan, Jawa Timur, hancur setelah terkena ledakan bom. Polisi menduga bom yang meledak tersebut adalah bondet atau bom ikan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 September 2021  |  22:12 WIB
Kronologi Ledakan Bom di Pasuruan, 2 Orang Tewas
Ilustrasi bom - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA - Sebuah rumah warga di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, hancur terkena ledakan bom.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/9/2021).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Menurutnya, suara ledakan terdengar cukup keras hingga membuat warga sekitar berhamburan ke luar rumah.

Saat dilakukan pengecekan oleh warga, rumah milik Abdul Gofar saat itu diketahui sudah porak poranda atau rata dengan tanah.

Dalam insiden tersebut dua orang tewas dan lima orang lainnya luka-luka. Korban tewas diketahui pemilik rumah dan anaknya.

"Ledakan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dengan identitas Mat Sodiq dan Abdul Gofar. Sementara lima orang lainnya mengalami luka serius," jelasnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, dijelaskan Gatot, ledakan itu diduga berasal dari bom ikan.

Namun untuk memastikan penyebabnya, saat ini petugas Laboratorium forensik dan Jibom Gegana Polda Jatim masih melakukan pendalaman penyelidikan lebih lanjut.

"Tidak menutup kemungkinan ledakan yang mengakibatkan 11 unit rumah mengalami kerusakan itu diduga akibat ledakan bahan peledak bom ikan (bondet) pada rumah TKP milik Abdul Gofar," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom

Sumber : Antara

Editor : Setyo Puji Santoso
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top