Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Semester II/2021, Industri Jasa Pernikahan Diyakini Membaik

Sebelum Covid-19 pada bulan tertentu adalah masa panen bagi bisnis jasa pernikahan. Namun, tahun lalu sektor ini menjadi terpuruk dan mengalami gagal panen
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 11 Juni 2021  |  15:36 WIB
Ilustrasi-Pameran wedding.  - Jibiphoto/Sunaryo Haryo Bayu
Ilustrasi-Pameran wedding. - Jibiphoto/Sunaryo Haryo Bayu

Bisnis.com, SURABAYA — Asosiasi Pengusaha Perlengkapan Pernikahan (AP3) meyakini kondisi kinerja jasa layanan pernikahan di paruh kedua tahun ini akan semakin membaik seiring dengan dibukanya aktivitas ekonomi secara bertahap.

Ketua AP3, Jeffry mengatakan merebaknya Covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun lalu telah melumpuhkan aktivitas berbagai bidang usaha termasuk jasa layanan pernikahan atau wedding services. 

“Saat kondisi normal atau sebelum Covid-19 pada bulan-bulan tertentu setiap tahun merupakan masa panen bagi bisnis jasa tersebut karena bertepatan musim hajatan pernikahan. Namun, tahun lalu sektor ini menjadi terpuruk dan mengalami gagal panen,” katanya, Jumat (11/6/2021).

Bisnis jasa pernikahan dan turunannya, seperti pengusaha bridal, salon kencantikan, busana tradisional, foto dan video, cake, souvernir, kartu undangan, band, dekorasi, MC dan lainnya terpuruk cukup lama dan berlanjut sampai awal tahun 2021 seiring dengan diberlakukannya pembatasan kerumunan.

“Kondisi bisnis kami selama pandemi Covid-19 sangat memprihatinkan, di mana penurunanya hingga 90 persen. Bahkan ada juga pengusaha jasa layanan pernikahan yang gulung tikar dan beralih profesi,” katanya.

Jeffry menambahkan di kuartal II tahun ini industri jasa pernikahan menunjukkan gairahnya, sebab sudah banyak hotel-hotel dan gedung pertemuan yang buka, dan izin dari pemerintah dengan penggunaan kapasitas tempat acara maksimal 50 persen.

“Tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dalam setiap pelaksanaan acara. Hal itu yang kemudian kami tawarkan dalam paket-paket resepsi pernikahan,” imbuhnya.

Kalangan pengusaha perlengkapan pernikahan ini pun tetap mengantisipasi kebutuhan pernikahan tahun ini dengan menggelar pameran khusus di Tunjungan Plaza III mulai 11–13 Juni 2021 dengan mengusung tema Wedding Yes. Konsep pernikahan yang ditawarkan tersebut mengusung gaya pernikahan islami, modern dan tradisional,” imbuhnya.

“Jadi para pelaku jasa layanan pernikahan yang tergabung dalam AP3 atau sekitar 300 pengusaha ini ingin menyongsong pemulihan bisnis dengan unjuk karya dan menyuguhkan potensi masing-masing dalam pameran,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri pernikahan jawa timur
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top