Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Kediri, Warga Isolasi Mandiri Dapat Jatah Sembako

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, melanjutkan penyaluran paket sembako atau bahan pokok untuk warga yang melakukan isolasi mandiri untuk pencegahan penyebaran Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 April 2021  |  08:50 WIB
Petugas bersiap membagikan paket bahan pokok untuk warga isolasi mandiri karena Covid-19 di Kota Kediri, Jawa Timur.  - ANTARA.
Petugas bersiap membagikan paket bahan pokok untuk warga isolasi mandiri karena Covid-19 di Kota Kediri, Jawa Timur. - ANTARA.

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, melanjutkan penyaluran paket sembako atau bahan pokok untuk warga yang melakukan isolasi mandiri untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Triyono Kutut Purwanto mengemukakan paket bahan pokok diberikan sebagai upaya membantu warga yang isolasi mandiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka selama isolasi.

"Jumlahnya ada dua paket untuk masing-masing kepala keluarga, semoga bisa untuk mencukupi kebutuhan makanan selama masa isolasi," kata Triyono Kutut seperti dikutip Antara di Kediri, Kamis (29/4/2021).

Pemerintah kota memang berkomitmen untuk membantu warga yang terpapar Covid-19 dan sedang melakukan isolasi. Terdapat lima kelurahan dengan sejumlah 16 paket diberikan kepada warga pada Kamis.

"Untuk hari ini ada 16 paket bahan pokok yang disalurkan di lima kelurahan, meliputi Bujel, Gaya, Campurejo, Dermo dan Betet," kata dia.

Ia menjelaskan, dalam setiap paket bahan pokok tersebut, warga yang sedang melakukan isolasi akan mendapatkan sejumlah bahan makanan yang meliputi beras, telur, sarden, minyak goreng dan kecap.

Bantuan paket ini tidak hanya diberikan untuk warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah saja, melainkan salah satu anggota keluarganya sedang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 juga akan diberikan bantuan paket ini.

Ia juga berharap supaya masyarakat patuh dengan imbauan pemerintah dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap aktivitas yang mereka lakukan, walaupun sudah dilakukan vaksinasi pada yang bersangkutan.

Pemkot Kediri juga membuat aturan ketat demi mencegah penyebaran Covid-19 saat libur Hari Raya Idulfitri 1442 H. Pemerintah meminta warga patuh pada aturan untuk tidak mudik.

Baca juga: Semua takmir masjid di Kota Kediri harus patuhi prokes saat Ramadhan

Namun, pemerintah juga telah menyiapkan ruang karantina di 46 kelurahan. Ruang itu disiapkan menyusul informasi dari Badan Pelindung Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bahwa sekitar 14 ribu PMI yang akan tiba di Jawa Timur. Tempat karantina disiapkan sebagai antisipasi kepulangan Pekerja Migran Indonesia yang berasal dari Kota Kediri.

"Dalam setiap kesempatan, saya selalu ingatkan kepada masyarakat pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Kami juga imbau untuk tidak mudik, karena Hari Raya Idul Fitri tahun ini kita masih dalam masa pandemi jadi rentan untuk tertular dan menularkan virus," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Di Kota Kediri, hingga Rabu (28/4/2021) terdapat 1.351 orang telah terkonfirmasi positif Covid-19. Terdapat lima orang yang masih dirawat, 1.204 orang telah sembuh, dan 142 orang telah meninggal dunia.


#satgascovid19 #ingatpesanibu
#pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan #cucitanganpakaisabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru isolasi mandiri

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top