Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebutuhan Uang Lebaran di Jatim Diperkirakan Mencapai Rp11,5 Triliun

Jumlah ini hampir sama seperti tahun lalu yang memang menjadi ciri khas momen Lebaran yang dibarengi dengan adanya pandemi Covid-19.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 12 April 2021  |  12:34 WIB
Deputi Kepala Bank Indonesia Jawa Timur Imam Subarkah. - Bisnis/Peni Widarti
Deputi Kepala Bank Indonesia Jawa Timur Imam Subarkah. - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA — Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Timur memperkirakan kebutuhan uang untuk momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini masih akan sama dengan tahun lalu yakni sekitar Rp11,5 triliun.

Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim, Imam Subarkah mengatakan dengan prediksi kebutuhan uang untuk Lebaran tersebut BI Jatim juga akan menyiapkan persediaan uang sebesar Rp11,5 triliun.

“Jumlah ini hampir sama seperti tahun lalu yang memang menjadi ciri khas momen Lebaran yang dibarengi dengan adanya pandemi Covid-19. Walaupun kebutuhan uang tahun lalu realiasinya Rp11,8 triliun tapi masih sekitaran itu,” katanya dalam acara Cangkrukan Media, Jumat (9/4/2021) malam.

Menurut Imam, kebutuhan uang tahun lalu memang turun akibat kondisi pandemi yang memaksa orang tidak banyak melakukan aktivitas di luar seperti berlibur ataupun mudik di saat Lebaran. Kondisi ini pun membuat peredaran uang di Jatim melambat.

Imam menambahkan BI pun tahun ini juga tidak menyiapkan layanan penukaran uang Lebaran seperti sebelum pandemi. Namun masyarakat masih bisa menukarkan uangnya melalui perbankan guna menghindari kerumunan.

“Sama seperti tahun lalu juga, penukaran kas keliling tidak buka, tapi masyarakat bisa tukar uang seusai kebutuhan lewat perbankan. Kami sudah koordinasi dengan semua bank, dan masyarakt tdak perlu khawatir kalau butuh pecahan tertentu,” imbuhnya.

Imam mengimbau agar masyarakat juga tidak berdesakan atau wajib menjaga jarak ketika melakukan penukaran uang. Jika terjadi antrean di sebuah bank saat penukaran, diimbau agar mencari bank lain yang sedang sepi.

“Saat datang ke bank gak perlu bredesak-desakan, jadi kalau bank cukup padat bisa datang ke bank lain, dan tidak perlu terpancing kerumunan dan semua bank bisa melayani semua masyarakat,” imbuhnya.

Selain menyediakan uang untuk Lebaran, BI Jatim hingga kini juga masih menyiapkan pasokan uang Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 yang juga bisa digunakan untuk uang Lebaran, mengingat UPK 75 bukan hanya sebagai uang koleksi tetapi juga menjadi uang yang sah untuk transaksi. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia jatim
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top