Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pascalongsor Nganjuk, 101 Warga Mengungsi dan 7 Masih Hilang

Bencana longsor di Kabupaten Nganjuk mengakibatkan 12 warga meninggal dunia dan 20 luka-luka.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  10:08 WIB
Pencarian warga yang masih dinyatakan hilang pascalongsor di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk pada Minggu (14//20212)./Dok. BPBD Kabupaten Nganjuk. - bnpb.go.id\r\n\r\n
Pencarian warga yang masih dinyatakan hilang pascalongsor di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk pada Minggu (14//20212)./Dok. BPBD Kabupaten Nganjuk. - bnpb.go.id\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 101 warga korban longsor di Desa Ngetos masih mengungsi di halaman SD Negeri 3 Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Hal itu seperti disampaikan Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui keterangan resmi, Rabu (17/2/2021).

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk telah memberikan pelayanan kepada warga yang mengungsi pascalongsor," ujarnya.

BPBD dengan unsur terkait lainnya mengoperasikan dapur umum dan pelayanan kesehatan. Di samping warga yang mengungsi, per Selasa (16/2/2021), pukul 20.19 WIB, BPBD setempat mencatat sebanyak 54 KK atau 186 warga terdampak.

Sementara itu, longsor mengakibatkan 12 warga meninggal dunia dan 20 luka-luka. Mereka yang luka mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat.

"Hingga semalam (16/2), tujuh warga masih dinyatakan hilang. Tim gabungan terus berupaya untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban yang diperkirakan tertimbun longsor," ujarnya.

Tim gabungan telah mengerahkan 5 alat berat untuk membantu pencarian korban di lokasi longsoran.

Peristiwa longsor di Desa Ngetos yang terjadi pada Minggu (14/2), pukul 18.30 WIB, dipicu salah satunya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Rumah warga yang berada di bawah tebing kemiringan tertimbun longsoran hingga mengakibatkan 8 unit rumah warga rusak berat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa timur badan nasional penanggulangan bencana nganjuk
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top