Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wagub Jatim Sosialisasi PPMK di Masjid Jami Malang

Dengan PPKM, kata dia, maka diharapkan bisa menekan persebaran kasus Covid-19 di Indonesia. Pelaksanaan PPKM di Kota Malang membuat tren pertambahan kasus tidak mengalami lonjakan.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 23 Januari 2021  |  11:50 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak (kiri) disambut Wali Kota Malang Sutiaji di Masjid Agung Jami Kota Malang untuk menunaikan salat Jumat (22/1/2021).  -  Istimewa
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak (kiri) disambut Wali Kota Malang Sutiaji di Masjid Agung Jami Kota Malang untuk menunaikan salat Jumat (22/1/2021). - Istimewa

Bisnis.com, MALANG - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mensosialisasikan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Masjid Agung Jami Kota Malang. Hal ini dilakukannya usai melaksanakan salat Jumat di masjid tersebut pada (22/1/2021).

“Jangan terlalu trauma dengan istilah PSBB atau PPKM, silakan tetap beraktivitas, tetapi pastikan kita waspada,” katanya.

Dengan PPKM, kata dia, maka diharapkan bisa menekan persebaran kasus Covid-19 di Indonesia. Pelaksanaan PPKM di Kota Malang membuat tren pertambahan kasus tidak mengalami lonjakan.

“Kok dilanjutkan (kalau sudah) tidak melonjak, karena memang masih kita ingin angka ini bisa mencegah kalau ada yang Covid, jangan sampai rumah sakit penuh,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi penerapan masjid tangguh di Kota Malang. Hal itu dirasakan Emil Dardak ketika mengikuti salat Jumat berjamaah di Masjid Agung Jami Kota Malang bersama Wali Kota Malang Sutiaji dan jajaran Forpimda Kota Malang.

"Saya mengapresiasi program masjid tangguh di Kota Malang ini berjalan dengan baik. Semua mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

Wali Kota Malang Sutiaji menegaskan program masjid tangguh telah lama diterapkan di Kota Malang. Masjid-masjid diharapkan harus menerapkan protokol kesehatan dan meminta jemaahnya untuk juga mematuhi protokol kesehatan seperti 3M yakni menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan memakai masker.  

Masjid tangguh tidak hanya jarak saja atau hanya protokol Covid memakai masker tapi harus lebih dari itu, mempunyai nilai dakwah.

”Masjid tangguh maksudnya memberi uswah contoh. Inikan Masjid Jami, masjid yang menjadi contoh. Sekarang shaffnya sudah dikasih jarak. Kita diingatkan memakai masker. Harapannya masjid-masjid di daerah yang kecil mengikutinya," tandasnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa timur Adaptasi Kebiasaan Baru PPKM
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top