Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sikapi PSBB Jakarta, Surabaya Terapkan Rapid Test Tamu dari Jakarta

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berencana mengumpulkan jajaran kecamatan dan kelurahan untuk menyikapi penerapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) total yang dilakukan di DKI Jakarta.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 10 September 2020  |  17:10 WIB
Ilustrasi: Petugas dari Dinkes Surabaya melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 terhadap warga di Pasar Keputran, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). - Antara
Ilustrasi: Petugas dari Dinkes Surabaya melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 terhadap warga di Pasar Keputran, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berencana mengumpulkan jajaran kecamatan dan kelurahan untuk menyikapi penerapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) total yang dilakukan di DKI Jakarta.

Rencananya, Walikota Risma menginstruksikan agar jajaran kecamatan dan kelurahan untuk melakukan rapid test dan swab ketika kedatangan tamu baru, terutama dari Jakarta.

"Jadi sekarang kita sudah berlakukan rapid test dan swab rutin di beberapa tempat. Di perumahan, toko, mal di pasar, di mana saja, kita bergerak. Jadi kita arahkan para tamu itu yang akan menginap harus lakukan itu dulu," ujar Risma, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, langkah tersebut perlu dilakukan untuk meminimalisir potensi penyebaran Covid-19, yang diakuinya di Surabaya sudah mulai melandai.

Dia mengatakan peningkatan kasus di Surabaya sudah melandai, bahkan bertahan di zona orange. Meskipun masih ada penambahan pasien positif baru setiap hari tetapi lebih tinggi angka kesembuhannya.

Berdasarkan data di laman Surabaya Lawan Covid-19, hingga 9 September 2020 ini total kasus positif Covid-19 di Surabaya mencapai 12.859 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 10.508 orang telah sembuh, 971 orang meninggal dunia dan 1.380 orang masih dalam perawatan.

Meski begitu, kata Risma, dalam memaknai kebebasan, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak ceroboh dalam menjaga kesehatannya.

"Kita memang tidak boleh ceroboh, tidak boleh kemudian ada reborn atau kembali," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top