Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Surabaya Siapkan Strategi Berkarya Pekerja Seni di tengah Pademi

Kegiatan pertunjukan langsung tidak dilakukan saat ini.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 30 Agustus 2020  |  14:55 WIB
Ilustrasi pertunjukan jatilan. - Antara
Ilustrasi pertunjukan jatilan. - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan formula baru agar pekerja seni di Kota Pahlawan tetap bisa berkarya dan berkreasi meski di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan sesuai analisa kajian dan masukan dari Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesian (Persakmi) memang pertunjukan seni di ruang terbuka saat ini masih memiliki peluang cukup besar dalam penyebaran Covid-19.

"Jadi sesuai sarannya, maka kegiatan pertunjukan tidak dilakukan saat ini,” katanya, Minggu (30/8/2020).

Namun begitu, Pemkot Surabaya memastikan formula yang disiapkan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan ketat, serta tidak menimbulkan kerumunan.

Upaya menyiapkan formula ini adalah bagian dari pemerintah dalam memberikan ruang gerak bagi seniman, budayawan, atau pekerja seni untuk bisa tetap berkarya dan berkreasi.

“Kita mencari pola baru bagaimana pekerja seni tetap bisa berproduksi, berkarya dan bisa mendapatkan penghasilan, tetapi tetap memperhatikan bagaimana pengamanan supaya tidak terjadi klaster baru di dalam Covid-19 ini,” katanya.

Antiek menambahkan rencananya Pemkot Surabaya akan menggelar rapat bersama para seniman, budayawan dan media agar mendapatkan masukan dari berbagai pihak sebelum menerapkan konsep pertunjukan di era normal baru.

"Mungkin nanti ada dua konsep yang bisa diterapkan bagi para seniman yakni interaktif misalnya melalui zoom, streaming Youtube atau Instagram, serta non interaktif seperti melalui taping kemudian disiarkan di televisi," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top