Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Klaster Pondok Gontor Melonjak, Dominasi Kasus Corona di Ponorogo

Ipong mengatakan tambahan kasus yang disebabkan Virus Corona itu terdiri dari: 5 orang santri dari Pondok Pesantren Gontor 2.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 18 Juli 2020  |  14:15 WIB
Klaster Pondok Gontor Melonjak, Dominasi Kasus Corona di Ponorogo
Panitia mendata sejumlah santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor asal Banten yang akan kembali ke kampus mereka di Ponorogo di Stadion Maulana Yusuf Serang, Banten, Jumat (19/6/2020). - Antara \\n\\n
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA – Bupati Ponorogo Ipong MS mengatakan kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Ponorogo bertambah 19 orang.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2020), Ipong mengatakan tambahan kasus yang disebabkan Virus Corona itu terdiri dari: 5 orang santri dari Pondok Pesantren Gontor 2.

Sebelumnya, para santri ini  reaktif pada saat pemeriksaan rapid test masif , dan setelah dilakukan pengambilan swab didapatkan hasil PCR positif.

“Sejak dinyatakan reaktif mereka sudah melakukan isolasi di fasilitas isolasi yang disediakan pondok,” ujar Ipong.

Kemudian, 1 orang laki–laki (49 tahun) dan 1 orang perempuan (38 tahun). Keduanya adalah suami istri yang beralamat di Desa Sambilawang (Bungkal).

Berawal dari suami yang mengeluh demam, batuk dan sesak kemudian memeriksakan diri ke rumah sakit. Hasil rapid test Virus Corona reaktif.

Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan pada istrinya, hasilnya juga reaktif. Setelah dilakukan pengambilan swab, hasil PCR keduanya positif. Hasil tracing sementara, terdapat 4 orang kontak erat dan masih akan dilakukan penelusuran lebih lanjut.

Ipong menyebut, kasus baru Covid-19 lainnya adalah seorang  laki–laki (58 tahun), pengasuh sebuah pondok pesantren di Magelang, pulang dari Magelang pada 3 Juli 2020 karena sakit. Sempat di rumah selama beberapa hari, kemudian pada 13 Juli memeriksakan diri ke rumah sakit, hasil rapid test reaktif. Setelah dilakukan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif.

Dua kasus lainnya, menurut Ipong, adalah seorang laki–laki, berusia 35 tahun beralamat di Desa Winong (Jetis).

Pasien merupakan kontak erat (rekan sekantor) hasil tracing dari kasus nomor 48 (bagian dari kelompok kasus Ronowijayan).

Hasil pemeriksaan rapid test reaktif dan pemeriksaan PCR positif.  Serta, seorang perempuan dari Desa Plosojenar (Kauman).

Ipong menambahkan, total kasus konfirmasi Covid-19 di Ponorogo adalah 124 dengan rincian: pasien sembuh 55 orang, meninggal 4 orang, diisolasi 65 orang.

Dari 24 kasus itu terdiri dari klaster Gontor 43 orang, riwayat Surabaya 23 orang, Temboro 13 orang, Ronowijayan 13 orang, PPIH Sukolilo 8 orang, Panjeng 4 orang, dan lain-lain 20 orang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top