Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Profil Covid-19 Sidoarjo Setelah Ditenggat Presiden Dua Pekan

Presiden Joko Widodo berkunjung ke Jawa Timur, Kamis (25/6/2020), guna memantau perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah setempat.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  15:47 WIB
Prajurit memberikan arahan kepada sejumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yang telah sembuh dari Covid-19 saat acara pelepasan di gedung Mal Pelayanan Publik kawasan lingkar timur Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/7/2020). Pasmar 2 bekerja sama dengan Pemkab Sidoarjo melepas 13 pasien Orang Tanpa Gejala yang sudah menjalani perawatan di ruang isolasi dan dinyatakan sembuh. - Antara/Umarul Faruq
Prajurit memberikan arahan kepada sejumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yang telah sembuh dari Covid-19 saat acara pelepasan di gedung Mal Pelayanan Publik kawasan lingkar timur Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/7/2020). Pasmar 2 bekerja sama dengan Pemkab Sidoarjo melepas 13 pasien Orang Tanpa Gejala yang sudah menjalani perawatan di ruang isolasi dan dinyatakan sembuh. - Antara/Umarul Faruq

Bisnis.com, SURABAYA - Presiden Joko Widodo berkunjung ke Jawa Timur, Kamis (25/6/2020), guna memantau perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah setempat.

Presiden lantas menggelar pertemuan dengan Gubernur Jatim, dan kepala daerah di Gedung Grahadi. Setelah menerima laporan dari kepala daerah, Presiden memberi tenggat dua pekan agar penyebaran Covid-19 di Jatim terkendali.

Hampir dua pekan setelah pertemuan itu, data menunjukkan kasus penyebaran corona masih terus bertambah. Salah satunya di Sidoarjo, wilayah yang berbatasan langsung dengan Surabaya, salah satu episentrum terbesar penyebaran Covid-19 di Jatim.

Data yang dihimpun dari Provinsi Jawa Timur menunjukkan kasus penyebaran Covid-19 di Sidoarjo masih fluktuatif, tapi cenderung terus bertambah.

Berikut rincian tambahan konfirmasi Covid-19.
Jumat, (26/6/2020), bertambah 39 orang.
Sabtu, (27/6/2020), bertambah 80 orang.
Minggu, (28/6/2020), bertambah 53 orang.
Senin, (29/6/2020), bertambah 17 orang.
Selasa, (30/6/2020), bertambah 56 orang.
Rabu, (1/7/2020), bertambah 59 orang.
Kamis, (2/7/2020), bertambah 66 orang.
Jumat, (3/7/2020), bertambah 65 orang.
Sabtu, (4/7/2020), bertambah 116 orang.
Minggu, (5/7/2020), bertambah 93 orang.
Senin, (6/7/2020), bertambah 45 orang.
Selasa, (7/7/2020), bertambah 79 orang.

Kumulatif kasus Covid-19 di Sidoarjo per Selasa (7/7/2020) sebanyak 2.102 orang. Dari jumlah itu, 1.672 orang (79,54 persen) dirawat, 301 orang (14,32 persen) sembuh dan 129 orang (6,14 persen) meninggal. Dari jumlah yang dirawat, sebanyak 652 orang (39 persen) isolasi di rumah dan 1.020 (61 persen) isolasi rumah sakit.

Adapun pasien dalam pengawasan sebanyak 886 orang. Dari jumlah itu, 669 orang (75,51 persen) dirawat, 152 orang (17,16 persen) PDP sehat dan 65 orang (7,34 persen) PDP meninggal. Dari jumlah PDP yang dirawat, sebanyak 150 orang (22,42 persen) isolasi rumah dan 519 orang (77,5 persen) isolasi RS.

Soal tenggat pengendalian Covid-19, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin berpendapat target dari Presiden agar pihaknya lebih bersemangat dalam menangani Covid-19. "Kalau tidak ada rapid test atau swab, ya datanya tidka nambah. Tapi akan menjadi fenomena gunung es," ujarnya dikutip dari Suara Surabaya, Rabu.

Menurutnya, Sidoarjo sekarang sudah ada lima RS rujukan, menyediakan ruang isolasi yang cukup, penanganan isolasi mandiri di rumah, menerapkan kampung tangguh dan membagikan dua juta masker.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim sidoarjo
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top