Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

New Normal: Omset Kafe dan Restoran Jatim Diyakini Tumbuh 15 Persen

Kalangan pengusaha kafe dan restoran di Jawa Timur berharap pada awal new normal seperti sekarang ini ada tren kenaikan omset setidaknya bisa mencapai 10 persen hingga 15 persen.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  16:58 WIB
Pengunjung menikmati makanan di meja makan yang bersekat di pusat jajanan serba ada (pujasera) atau
Pengunjung menikmati makanan di meja makan yang bersekat di pusat jajanan serba ada (pujasera) atau "food court" Pasar Atom, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/6/2020). - Antara/Moch Asim\\n

Bisnis.com, SURABAYA - Kalangan pengusaha kafe dan restoran di Jawa Timur berharap pada awal new normal seperti sekarang ini ada tren kenaikan omset setidaknya bisa mencapai 10 persen hingga 15 persen.

Tjahjono Haryono, Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jatim, mengatakan dalam beberapa pekan terakhir setelah dihentikannya kebijakan pembatasan sosial di Surabaya Raya, industri kuliner mulai ada pergerakan.

"Kami ingin ada kenaikan 10 hingga 15 persen selama new normal ini. Tidak masalah walau naik sedikit, yang penting ada pergerakan dulu," katanya, Kamis (2/7/2020).

Dia mengatakan industri kuliner memang sempat anjlok pada saat pelaksanaan PSBB lantaran kafe restoran tidak bisa melayani konsumen untuk makan di tempat. Sedangkan penjualan secara online atau drive thrue tidak mampu mengerek omset dengan baik, yakni hanya bisa tercapai 5%-10% omsetnya.

Sementara itu dengan perolehan omset 5 - 10 persen per bulan dari keadaan normal itu tidak cukup untuk biaya operasional bahkan untuk menggaji karyawan.

Namun begitu, pengusaha berharap dengan tatanan normal baru ini bisa menggenjot pendapatan. Apkrindo sendiri mengaku sudah tertib aturan pemerintah bahwa akan menyediakan dan menjalankan protokol kesehatan.

"Kami berkomitmen patuh demi keselamatan konsumen dan juga karyawan kita. Untuk itu, saat ini kita cuma buka kapasitas pengunjung hanya 50 persen agar tidak terjadi kerumunan," katanya.

Tjahjono menambahkan meski kondisi masih cukup sulit tetapi Apkrindo meminta pengusaha UMKM bidang kuliner tidak patah semangat, dan harus jeli mencari peluang di saat pandemi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

restoran jatim kafe New Normal
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top