Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Malang Naikkan Anggaran Penanganan Corona Jadi Rp58,2 miliar

Pemeritah Kota Malang menaikkan lagi anggaran penanganan dan pencegahan Virus Corona atau Covid-19 menjadi Rp58,241 miliar.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  20:32 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji saat memeriksa Bilik SiCo (Sikat Corona) di Malang, Kamis (19/3 - 2020). Foto: Istimewa
Wali Kota Malang Sutiaji saat memeriksa Bilik SiCo (Sikat Corona) di Malang, Kamis (19/3 - 2020). Foto: Istimewa

Bisnis.com, MALANG - Pemeritah Kota Malang menaikkan lagi anggaran penanganan dan pencegahan Virus Corona atau Covid-19 menjadi Rp58,241 miliar.

Kabag Humas Sekretariat Daerah Kota Malang Nur Widianto mengatakan semula anggaran sebesar Rp37,310 miliar itu diperuntukkan untuk jangka waktu penanganan dan pencegahan Covid-19 selama tiga bulan.

“Pak Wali (Wali Kota Malang Sutiaji) telah memerintahkan untuk anggaran buffer pascatiga bulan sehingga angkanya dinaikkan,” katanya di Malang, Senin (30/3/2020).

Wali Kota Malang Sutiaji menegaskan dana untuk penanggulangan dampak Covid-19 akan bisa langsung digunakan dalam pakan ini. Untuk penanganan virus Covid-19 ini, sudah ada 6 dinas Kota Malang yang siap, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata dan Dinas Sosial; Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Sementara itu, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Komisariat IV Wilayah VII Jawa Timur memberikan bantuan Hand Sanitizer dan Paket Sembako kepada masyarakat yang berdampak akan virus corona atau covid-19 lewat Pemerintah Kota Malang.

Ketua Aptisi Jatim Prof. Suko Wiyono menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud keperdulian APTISI dalam menghadapi problematika yang ada sekarang ini.

“Ini tahap pertama tentunya saya berharap melihat teman-teman PTS yang lain terpanggil untuk melanjutkan ide bagus dari teman-teman APTISI Komisariat IV Wilayah Jawa Timur. Kalau dilihat dari nilainya mungkin tidak seberapa dibanding kebutuhan, tapi ini semata-mata bentuk kepedulian kita terkait problem yang dihadapi sekarang ini," ujarnya di Malang, Senin (30/3/2020).

Dalam kesempatan itu, Aptisi membantu ratusan hand sanitizer dan puluhan paket sembako.

Wali Kota Malang Sutiaji mengapreasi atas bantuan dan dan merupakan wujud kolaborasi pentahelix. “Ketika ada saudara kita yang kurang, yang susah, maka selayaknya kita sebagai manusia biasa untuk mengingatnya dan mengulurkan tangan kepada saudara-saudara yang membutuhkan,” ucapnya.

Selain ini, Perguruan tinggi juga ikut menyumbangkan secara keilmuan dan teknologi seperti hand sanitizer yang dikembangkan oleh banyak perguruan tinggi, SiCo oleh Universitas Brawijaya dan bilik Bevico (Berantas Virus Corona) 193 dari Unisma dan masih akan banyak lagi.

Sutiaji menegaskan idealnya bantuan berupa barang sehingga tidak tumpang tindih dengan bantuan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah Kota Malang. “Ini (bantuan hand sanitizer dan paket sembako) menjadi bagian yang nanti akan kita distribusikan, supaya tidak tumpah tindih maka kami harapkan inilah yang bagus bentuk barang bukan uang karena kami dikhawatirkan nanti ada tumpang tindih dari anggaran yang sudah kami anggarkan” ujarnya.

Sementara itu, Badan Pendapatan Daerah Kota Malang (Bapenda) mendorong wajib pajak daerah untuk memanfaatkan layanan online untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Karena itulah, pelaporkan pajak daerah dapat melalui telpon (0341) 2993188, WhatsApp: 0812 5545 5955, e-mail: bppd@malangkota.go.id, serta instagram: @bapendamalangkota.

Kepala Bapenda Kota Malang Ade Herawanto mengatakan hal itu sebagai bentuk mitigai terhadap antisipasi penyebaran Covid-19 sehingga menerapkan protokol kesehartan dalam pelayanan pajak.

Selain itu, juga diterapkan jam pelaynan efektif lima hari kerja, yakni Senin-Kamis (08.00-12.00) dan Jumat (07.30-10.00).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malang Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top