Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terima Pasien WNA China, RSUD Dr. Soetomo Berstatus Waspada

RSUD Dr. Soetomo mengonfirmasi bahwa keberadaan pasien berstatus WNA asal China yang dirawat belum dapat disebut terjangkit virus corona lantaran belum ditemukan kriteria yang memenuhi karakter virus corona.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  14:32 WIB
Petugas melintas di depan pintu masuk Ruang Isolasi Khusus (RIK) RSUD Dokter Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/1/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim
Petugas melintas di depan pintu masuk Ruang Isolasi Khusus (RIK) RSUD Dokter Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/1/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim

Bisnis.com, SURABAYA – RSUD Dr. Soetomo mengonfirmasi bahwa keberadaan pasien berstatus WNA asal China yang dirawat belum dapat disebut terjangkit virus corona lantaran belum ditemukan kriteria yang memenuhi karakter virus corona.

Kepala Instalasi PKRS dan Humas RSUD Dr. Soetomo, dr. Pesta Parulian menjelaskan, pihak rumah sakit telah menetapkan status waspada terhadap kepada pasien mengingat pasien sebelumnya sempat melakukan perjalanan ke China pada 5 Januari 2020, dan pada 26 Januari 2020 setelah berada di Surabaya mengeluh sakit.

“Kami menetapkan status waspada karena memang pasien adalah WNA China, baru datang juga dari China, dan kebetulan menderita batuk dalam seminggu terakhir sehingga kami tingkatkan waspada dengan isolasi dan memeriksa beliau sampai terbukti tidak terinfeksi dari salah satu turunan virus,” jelasnya kepada Bisnis, Senin (27/1/2020).

Pesta mengatakan hasil foto dada pada pasien yang merupakan guru bahasa Mandarin itu tidak mengindikasikan terinfeksi virus corona. Menurutnya, pada gambar foto dada pasien, yang terinfeksi hanya pada saluran pernapasan.

“Foto dada tidak mengindikasi adanya corona, karena virus corona itu menginfeksi pada paru-paru, sedangkan pasien ini hanya di saluran pernapasan. Beberapa indikator virus corona seperti demam, batuk, dan sesak juga tidak ada,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pun meminta masyarakat tidak panik tetapi waspada dalam menyikapi isu virus corona asal wuhan China yang telah menyebar ke sejumlah negara termasuk sudah terkonfirmasi di Malaysia.

Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Herlin Ferliana mengatakan pemerintah telah meminta rumah sakit yang dikelola Pemprov Jatim termasuk seluruh puskesmas yang ada untuk melakukan pelayanan kesehatan sesuai dengan SOP.

“Puskesmas-puskesmas sudah kami kondisikan, dan para petugas medis akan tetap menjalankan pelayanan pemeriksaan sesuai dengan SOP. Jadi kita tidak boleh panik, tetapi tetap waspada,” ujarnya.

Dia mengimbau jika masyarakat mengalami gangguan kesehatan dengan gejala seperti batuk, pilek, panas dingin, sesak napas, terutama yang telah melakukan perjalanan ke luar negeri agar segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit untuk mengantisipasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona surabaya
Editor : Akhirul Anwar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top