Tiga Rumah Sakit Rujukan Suspect Corona di Jawa Timur

Jika ada pasien yang terdeteksi terkena virus dari Wuhan, China tersebut maka akan dirujuk ke tiga rumah sakit yang sudah ditunjuk.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Januari 2020  |  19:15 WIB
Tiga Rumah Sakit Rujukan Suspect Corona di Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) meninjau kesiapan petugas dan alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) penumpang pesawat, di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/1/2020). Alat pendeteksi suhu tubuh tersebut dipasang Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda sebagai upaya pengawasan dan mengantisipasi masuknya virus corona yang mewabah dari Wuhan, China ke wilayah Indonesia. - Antara/Umarul Faruq

Bisnis.com, SIDOARJO - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjuk tiga rumah sakit, masing-masing RSUD dr. Soetomo Surabaya, RS Dr. Syaiful Anwar Malang, dan RS Dr. Soedono Madiun sebagai antisipasi tempat isolasi pasien terkena virus corona.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Sidoarjo, Jumat (24/1/2020), mengatakan jika ada pasien yang terdeteksi terkena virus dari Wuhan, China tersebut maka akan dirujuk ke tiga rumah sakit yang sudah ditunjuk.

"Peningkatan suhu tubuh dari penumpang adalah tanda utama dari gejala penyakit atau infeksi, salah satu di antaranya virus corona. Kalau sudah terdeteksi diperiksa oleh dokter apakah penyakit berkaitan dengan virus atau tidak. Jika terdeteksi akan dilakukan di ruang perawatan dan isolasi di RSUD dr. Soetomo, RS. Dr. Syaiful Anwar, dan RS. Dr. Soedono," katanya

Dirinya memastikan bahwa Pemprov Jatim akan memproteksi warganya dengan menyiapsiagakan ruang isolasi yang telah disiagakan di RSUD dr. Soetomo, RSUD Soedono Madiun, dan RS Saiful Anwar Malang.

"Jadi siapa pun yang ada di Jatim kita ingin memberikan proteksi dengan baik. Seluruh tim dari ketiga rumah sakit Pemprov Jatim, yakni RSUD dr. Soetomo, RSUD Saiful Anwar dan RSUD Soedono dalam keadaan yang sudah terkoordinasikan. Saya juga minta Dinas Kesehatan untuk terus memonitor," katanya.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dr. M. Budi Hidayat menjelaskan bahwa Bandara International Juanda memiliki alat pendeteksi suhu tubuh yakni Body Thermal Scanner.

"Body Thermal Scanner sendiri merupakan alat pendeteksi tubuh yang diperuntukkan bagi penumpang kedatangan internasional di bandara dan pelabuhan," katanya.

Dia menjelaskan alat itu mampu mendeteksi setiap penumpang dalam radius sampai 10 meter.

"Alat ini di-setting' jika suhu tubuh berada di atas 38 derajat Celcius alarm akan berbunyi sebagai pertanda bahwa penumpang tersebut perlu diidentifikasi di ruang isolasi bandara untuk selanjutnya di rujuk ke tiga rumah sakit Pemprov Jatim yang telah ditunjuk ," katanya.

Ia melanjutkan peningkatan suhu tubuh dari penumpang menjadi tanda utama gejala penyakit atau infeksi, salah satu di antaranya virus corona.

"Kalau sudah terdeteksi diperiksa oleh dokter apakah penyakit berkaitan dengan virus atau tidak. Jika terdeteksi akan dilakukan di ruang perawatan dan isolasi di RSUD dr. Soetomo, RS. Dr. Syaiful Anwar dan RS. Dr. Soedono," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
virus corona

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup