Angin Kencang Paksa Warga Kota Batu Mengungsi, Listrik Padam

Aliran listrik sebanyak 1.015 pelanggan PLN di Kota Batu, Jawa Timur padam akibat angin kencang yang melanda Kawasan Cangar, di Kecamatan Bumiaji.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Oktober 2019  |  14:51 WIB
Angin Kencang Paksa Warga Kota Batu Mengungsi, Listrik Padam
Suasana sejumlah atap rumah yang hancur usai diterjang angin puting beliung di Desa Sumber Brantas, Batu, Jawa Timur, Senin (21/10/2019). Bencana angin puting beliung yang menerjang tiga desa di wilayah utara kota Batu, Malang pada Sabtu (19/10) dan Minggu (20/10) lalu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan sedikitnya 1.182 orang mengungsi. - Antara/Unggul Prabowo

Bisnis.com, SURABAYA - Aliran listrik sebanyak 1.015 pelanggan PLN di Kota Batu, Jawa Timur padam akibat angin kencang yang melanda Kawasan Cangar, di Kecamatan Bumiaji.

Manajer PLN UP3 Malang, Mohammad Eryan Saputra saat dikonfirmasi melalui PLN UID Jatim, Senin (21/10/2019) mengatakan sejumlah infrastruktur kelistrikan milik PLN mengalami kerusakan, seperti tiang listrik roboh, trafo rusak akibat bencana tersebut.

Dia menjelaskan dari total pelanggan yang rumahnya mengalami listrik padam, mayoritas dari dua desa, yakni Desa Sumber Brantas dan Desa Cangar.

"Sampai siang ini, kami dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Baru terus melakukan pembenahan dengan menurunkan tujuh regu," katanya.

Sejumlah pengungsi berada di Posko BPBD, Batu, Jawa Timur, Senin (21/10/2019). Bencana angin puting beliung yang menerjang tiga desa di wilayah utara kota Batu, Malang pada Sabtu (19/10) dan Minggu (20/10) lalu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan sedikitnya 1.182 orang mengungsi./Antara-Unggul Prabowo

Ia merinci, kerusakan yang terjadi masing-masing adalah Jaringan Tegangan Menengah ULP Batu atau kerusakan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sepanjang 250 Ms, kemudian satu tiang listrik patah, satu tiang tegangan menengah roboh, satu tiang beton Tegangan Rendah rusak.

Selain itu, sebanyak 11 titik Gardu Trafo Tiang (GTT) mengalami padam di antaranya di titik 82, 205, 307, 227, 256, 161, 158, 312, 110, 111, 135.

"Di Desa Sumberbrantas, untuk sementara upaya 'recovery' kami hentikan karena peringatan dini kepolisian dan BPBD, sebab kondisi cuaca angin sangat kencang mengganggu pandangan," katanya.

Sebelumnya, seorang warga meninggal dunia dan ribuan yang tinggal di Kecamatan Bumiaji, harus mengungsi akibat bencana angin kencang yang menerjang wilayah itu sejak Sabtu (19/10/2019).

Ada tiga desa yang terdampak angin kencang tersebut, yakni Desa Sumber Brantas, Desa Gunungsari, dan Desa Sumbergondo, yang ketiganya berada di wilayah Kecamatan Bumiaji.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Sasmito mengatakan hingga saat ini tercatat ada kurang lebih sebanyak 1.216 pengungsi.

Berdasarkan data BPBD Kota Batu, titik pengungsian terbagi di lima lokasi, yakni Rumah Dinas Wali Kota Batu, Desa Punten, Posko BPBD Kota Batu, Balai Desa Tulungrejo dan SDN 1 Punten.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kota batu

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup